Setan Diikat

October 25, 2013 - Ellen G. White

Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya; ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya. Wahyu 20:1, 2.

Pewahyu meramalkan pembuangan Setan dan kondisi kekacauan serta kesunyian yang kepadanya bumi ini disusutkan, dan dia menyatakan bahwa kondisi ini akan berlangsung selama seribu tahun. Setelah menyajikan gambaran-gambaran kedatangan Tuhan yang kedua kali dan kebinasaan orang-orang jahat, nubuatan itu melanjutkan: “Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya; ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya, lalu melemparkannya ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu dan memeteraikannya di atasnya, supaya ia jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun itu; kemudian daripada itu ia akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya. Wahyu 20:1-3. 307.1
Bahwa ungkapan “jurang” melambangkan bumi di dalam keadaan kekacauan dan kegelapan adalah merupakan bukti dari kitab-kitab lainnya. Sehubungan dengan kondisi bumi “pada mulanya”, catatan Alkitab mengatakan bahwa ia itu “belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya.” Kejadian 1:2. Nubuatan mengajarkan bahwa hal itu akan terjadi lagi, setidaknya sebagian, pada kondisi ini. Melihat ke depan pada hari besar Allah itu, nabi Yeremia menyatakan: “Aku melihat kepada bumi, ternyata campur baur dan kosong, dan melihat kepada langit, tidak ada terangnya. Aku melihat kepada gunung-gunung, ternyata goncang; dan seluruh bukitpun goyah. Aku melihat, ternyata tidak ada manusia, dan semua burung di udara sudah lari terbang. Aku melihat, ternyata tanah subur sudah menjadi padang gurun, dan segala kotanya sudah runtuh di hadapan Tuhan, di hadapan murkaNya yang menyala-nyala.” Yeremia 4:23-26. 307.2
Di sinilah rumah Setan bersama malaikat-malaikatnya selama seribu tahun. Karena dibatasi di bumi ini, maka ia tidak akan mempunyai akses kepada dunia-dunia lain untuk mencobai dan menggoda mereka yang tidak pernah jatuh. Adalah dalam pengertian ini bahwa ia diikat: tak ada seorang pun yang tertinggal, yang bisa ia kendalikan dalam kuasanya. Ia benar-benar dilepaskan dari pekerjaan penyesatan dan kehancuran yang selama berabad-abad sudah menjadi kegemarannya satu-satunya. 307.3

27 Oktober – Keluarga-Keluarga Akan Berkumpul Kembali
Beginilah firman Tuhan: Cegahlah suaramu dari menangis, dan matamu dari mencucurkan air mata, sebab untuk jerih payahmu ada ganjaran, demikianlah firman Tuhan; mereka akan kembali dari negeri musuh. Masih ada harapan untuk hari depanmu, demikianlah firman Tuhan: anak-anak akan kembali ke daerah mereka. Yeremia 31:16, 17.

Kristus segera datang dengan awan-awan dan dengan kemuliaan yang besar. Rombongan besar malaikat yang bersinar akan menyertai Dia. Dia akan datang membangkitkan orang-orang mati, dan mengubah orang-orang kudus yang hidup dari kemuliaan kepada kemuliaan. Dia akan datang menghormati mereka yang telah mengasihi Dia dan memelihara perintah-perintahNya, dan membawa mereka kepada diriNya sendiri. Dia tidak melupakan mereka maupun janjiNya. Akan ada sebuah penyatuan kembali mata rantai hubungan keluarga. 308.1
Hari Tuhan itu akan mengungkapkan betapa banyak dunia ini berutang kepada para ibu yang saleh……… 308.2
Tatkala pengadilan akan duduk, dan kitab-kitab akan dibuka; ketika perkataan “sudah selesai” dari Sang Hakim Agung itu diucapkan, dan mahkota kemuliaan abadi sudah ditaruh di atas dahi pemenang, maka banyak orang akan mengangkat mahkota mereka di hadapan seluruh penghuni jagad raya yang berkumpul, dan berkata kepada ibu mereka: “Ia telah membuat aku sebagaimana adanya melalui karunia Allah. Perintahnya, doa-doanya, telah diberkati untuk keselamatanku yang abadi.” 308.3
Dengan kegembiraan yang tidak terkatakan, para orangtua melihat mahkota itu, jubah, kecapi, yang diberikan kepada anak-anak mereka. Hari-hari pengharapan dan ketakutan telah berakhir. Benih yang ditabur dengan air mata dan doa mungkin kelihatan sia-sia, tetapi panenan mereka akhirnya dituai. Anak-anak mereka telah ditebus. 308.4
Oh, penebusan yang indah! yang telah lama dibicarakan, lama dinanti-nantikan, direnungkan dengan antisipasi yang bersemangat, tetapi tidak pernah dipahami sepenuhnya. 308.5
Kepada para pengikutNya Kristus telah menjadi teman dan sahabat yang akrab. Mereka telah hidup dalam hubungan yang sangat dekat, dalam persekutuan yang tetap dengan Allah. Bagi mereka kemuliaan Tuhan telah bangkit. Di dalam diri mereka terang pengetahuan akan kemuliaan Allah itu dalam wajah Yesus Kristus telah dipantulkan. Sekarang mereka bersukacita dalam sinar-sinar terang dari cahaya dan kemuliaan Sang Raja Agung. Mereka dipersiapkan untuk persekutuan surga; sebab mereka memiliki surga di dalam hati mereka. 308.6

October 26 – Satan is Bound
And I saw an angel come down from heaven, having the key of the bottomless pit and a great chain in his hand. And he laid hold on the dragon, that old serpent, which is the Devil, and Satan, and bound him a thousand years. Rev. 20:1, 2.
The revelator foretells the banishment of Satan and the condition of chaos and desolation to which the earth is to be reduced, and he declares that this condition will exist for a thousand years. After presenting the scenes of the Lord’s second coming and the destruction of the wicked, the prophecy continues: “I saw an angel come down from heaven, having the key of the bottomless pit and a great chain in his hand. And he laid hold on the dragon, that old serpent, which is the Devil, and Satan, and bound him a thousand years, and cast him into the bottomless pit, and shut him up, and set a seal upon him, that he should deceive the nations no more, till the thousand years should be fulfilled: and after that he must be loosed a little season.” Revelation 20:1-3. 307.1
That the expression “bottomless pit” represents the earth in a state of confusion and darkness is evident from other scriptures. Concerning the condition of the earth “in the beginning,” the Bible record says that it “was without form, and void; and darkness was upon the face of the deep.” Genesis 1:2. Prophecy teaches that it will be brought back, partially at least, to this condition. Looking forward to the great day of God, the prophet Jeremiah declares: “I beheld the earth, and, lo, it was without form, and void; and the heavens, and they had no light. I beheld the mountains, and, lo, they trembled, and all the hills moved lightly. I beheld, and, lo, there was no man, and all the birds of the heavens were fled. I beheld, and, lo, the fruitful place was a wilderness, and all the cities thereof were broken down.” Jeremiah 4:23-26. 307.2
Here is to be the home of Satan with his evil angels for a thousand years. Limited to the earth, he will not have access to other worlds to tempt and annoy those who have never fallen. It is in this sense that he is bound: there are none remaining, upon whom he can exercise his power. He is wholly cut off from the work of deception and ruin which for so many centuries has been his sole delight. 307.3

October 27 – Families will be Reunited
Thus saith the Lord; Refrain thy voice from weeping, and thine eyes from tears: for thy work shall be rewarded, saith the Lord; and they shall come again from the land of the enemy. And there is hope in thine end, saith the Lord, that thy children shall come again to their own border. Jer. 31:16, 17.
Christ is coming with clouds and with great glory. A multitude of shining angels will attend Him. He will come to raise the dead, and to change the living saints from glory to glory. He will come to honour those who have loved Him, and kept His commandments, and to take them to Himself. He has not forgotten them nor His promise. There will be a relinking of the family chain. 308.1
The day of God will reveal how much the world owes to godly mothers. . . . 308.2
When the judgment shall sit, and the books shall be opened; when the “well done” of the great Judge is pronounced, and the crown of immortal glory is placed upon the brow of the victor, many will raise their crowns in sight of the assembled universe, and pointing to their mother say: “She made me all I am through the grace of God. Her instruction, her prayers, have been blessed to my eternal salvation.” 308.3
With joy unutterable, parents see the crown, the robe, the harp, given to their children. The days of hope and fear are ended. The seed sown with tears and prayers may have seemed to be sown in vain, but their harvest is reaped with joy at last. Their children have been redeemed. 308.4
Oh, wonderful redemption! long talked of, long hoped for, contemplated with eager anticipation, but never fully understood. 308.5
To His faithful followers Christ has been a daily companion and familiar friend. They have lived in close contact, in constant communion with God. Upon them the glory of the Lord has risen. In them the light of the knowledge of the glory of God in the face of Jesus Christ has been reflected. Now they rejoice in the undimmed rays of the brightness and glory of the King in His majesty. They are prepared for the communion of heaven; for they have heaven in their hearts. 308.6

Leave a Reply