Simon Bolivar

April 25, 2014 - Amazing Facts

Simon Bolivar adalah jenderal terbesar di Amerika Selatan . Ia dikenal sebagai “pembebas terhebat” karena kemenangan meraih kemerdekaan melawan Spanyol untuk Venezuela, Panama, Kolombia, Ekuador, Peru, dan tentunya negara yang menyandang namanya, Bolivia.

Pada tahun 1824, setelah Bolivar membantu Peru meraih kebebasannya dari Spanyol, diadakanlah konvensi untuk merancang sebuah konstitusi bagi negara baru tersebut. Setelah konvensi, semua delegasi mendekati Simon Bolivar dan memintanya untuk menjadi presiden pertama mereka. Dia menolak dengan halus sambil mengatakan bahwa ia merasa ada orang lain yang lebih pantas mendapatkan kehormatan itu melebihinya. Tapi orang-orang masih ingin melakukan sesuatu yang istimewa untuk Bolivar untuk menunjukkan penghargaan mereka atas semua yang telah dilakukan untuk membebaskan mereka dari penindasan Spanyol. Jadi mereka menawarkan hadiah satu juta peso, penghargaan yang luar biasa pada masa itu .

Bolivar serius menerima hadiah dan kemudian bertanya berapa banyak budak yang ada di Peru. Dia diberitahu bahwa ada sekitar 3.000 orang. “Dan berapa harga jual seorang budak?” Tanya dia ingin tahu . “Sekitar 350 peso untuk seorang pria berbadan sehat” demikian jawaban yang dia peroleh. Lalu kata Bolivar, “Aku akan menambahkan apapun yang diperlukan untuk ini satu juta peso yang telah Anda berikan kepada saya dan saya akan membeli semua budak di Peru dan membebaskan mereka. Dia menambahkan, “Tidak masuk akal untuk membebaskan sebuah bangsa kecuali semua warganya menikmati kebebasan juga”.

Alkitab mengajarkan bahwa Yesus datang ke dunia untuk melepaskan tawanan secara cuma cuma. Diawal pelayanan-Nya di bumi, Yesus menghadiri sinagog di Nazaret pada hari Sabat dan membaca dari nubuat Yesaya tentang diri-Nya: “Roh Tuhan ada pada-Ku, karena Dia telah mengurapi Aku untuk memberitakan Injil kepada orang miskin; Ia telah mengutus Aku untuk menyembuhkan hati yang patah, untuk memberikan kebebasan bagi para tawanan dan memulihkan penglihatan orang buta dan untuk membebaskan orang-orang yang tertindas serta untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan” ( Lukas 4:18 , 19 ) .

Pada kesempatan lain, ketika orang Yahudi mengklaim bahwa mereka berada dalam perbudakan tidak kepada siapapun jua, Yesus menjelaskan bahwa “siapa pun yang berbuat dosa, adalah hamba dosa” (Yohanes 8:34) . Tetapi Dia meyakinkan rakyat, “Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka” (ayat 36). Ada kebebasan sejati di dalam Kristus saja.

Apakah Anda benar-benar merdeka?

Ayat Kunci Alkitab
Dengan dimerdekakan dari dosa, kamupun menjadi hamba kebenaran.
– Roma 06:18

An Amazing Fact: Simon Bolivar was South America’s greatest general. He is known as “the great liberator” because his victories against Spain won independence for Venezuela, Panama, Colombia, Ecuador, Peru, and a country that bears his name, Bolivia.

In 1824, after Bolivar helped Peru win its freedom from Spain, the great general called for a convention to draft a constitution for the new country. After the convention, a delegation approached Simon Bolivar and asked him to become their first president. He gracefully declined, saying that he felt someone else deserved the honor more than he. But the people still wanted to do something special for Bolivar to show their appreciation for all he had done to free them from the oppression of Spain. So they offered him a gift of a million pesos, a fabulous fortune in those days.

Bolivar thoughtfully accepted the gift and then asked how many slaves there were in Peru. He was told that there were about 3,000. “And how much does a slave sell for?” he wanted to know. “About 350 pesos for an able-bodied man,” was the answer. “Then,” said Bolivar, “I will add whatever is necessary to this million pesos you have given me, and I will buy all the slaves in Peru and set them free.” He added, “It makes no sense to free a nation unless all its citizens enjoy freedom as well.”

The Bible teaches that Jesus came into the world to set captives free. Near the beginning of His earthly ministry, Jesus attended the synagogue in Nazareth on the Sabbath day and read from Isaiah’s prophecy about Himself: “The Spirit of the Lord is upon Me, because He has anointed Me to preach the gospel to the poor; he has sent Me to heal the brokenhearted, to proclaim liberty to the captives and recovery of sight to the blind, to set at liberty those who are oppressed; to proclaim the acceptable year of the Lord” (Luke 4:18, 19).

On another occasion, when the Jewish leaders claimed that they were in bondage to no one, Jesus explained that “whoever commits sin is a slave of sin” (John 8:34). But He assured the people, “Therefore if the Son makes you free, you shall be free indeed” (verse 36). There is true freedom in Christ alone.

Are you truly free?

KEY BIBLE TEXTS
Being then made free from sin, ye became the servants of righteousness.
– Romans 6:18

Leave a Reply