Strategi Setan Menentang Pemelihara Sabat

Masakan bersekutu dengan Engkau takhta kebusukan, yang merancangkan bencana berdasarkan ketetapan? Mereka bersekongkol melawan jiwa orang benar, dan menyatakan fasik darah orang yang tidak bersalah. Mazmur 94:20, 21.

Begitu umat Allah mendekati bahaya-bahaya akhir zaman, Setan mengadakan musyawarah yang sungguh-sungguh dengan malaikat-malaikatnya tentang rencana yang paling ampuh untuk mencampakkan iman mereka….. 163.1
Si penyesat itu berkata: “….. Sabat adalah persoalan besar yang dengannya harus diputuskan takdir jiwa-jiwa. Kita harus meninggikan sabat buatan kita. Kita harus menyebabkannya diterima oleh baik para warga dunia maupun para anggota gereja; sekarang gereja harus dituntun untuk bersatu dengan dunia ini. Kita harus bekerja dengan tanda-tanda dan mukjizat-mukjizat untuk membutakan mata mereka pada kebenaran, dan menggiring mereka untuk menyisihkan alasan dan rasa takut akan Allah serta mengikuti adat dan tradisi. 163.2
“Saya akan mempengaruhi para pendeta yang populer di kalangan jemaat untuk mengalihkan perhatian para pendengar mereka dari perintah-perintah Allah….. 163.3
“Akan tetapi perhatian utama kita adalah untuk mendiamkan sekte yang berisikan para pemelihara Sabat ini. Kita harus membangkitkan kegeraman masyarakat untuk menentang mereka. Kita akan memasukkan orang-orang besar dan orang-orang bijak dunia di pihak kita, dan memasukkan mereka yang memiliki kewenangan untuk menjalankan tujuan-tujuan kita. Kemudian sabat yang telah saya tetapkan akan dipaksakan secara hukum dengan sangat keras dan pasti. Mereka yang mengabaikannya akan disingkirkan dari kota-kota dan desa-desa, dan dibiarkan kelaparan dan menderita. Begitu kita memiliki kekuatan, kita akan menunjukkan apa yang bisa kita lakukan bagi mereka yang tidak melepaskan persekutuan mereka dengan Allah….. Sekarang setelah kita membawa gereja-gereja Protestan dan dunia ini ke dalam keharmonisan bersama lengan kanan kekuatan kita, maka pada akhirnya kita akan memiliki sebuah hukum untuk membasmi semua orang yang tidak tunduk pada kewenangan kita. Bilamana kematian akan dijadikan sebagai hukuman atas pelanggaran sabat kita, maka banyak orang yang sekarang bergabung dengan para pemelihara hukum-hukum Allah akan beralih ke pihak kita. 163.4
“Tetapi sebelum menjalankan tindakan-tindakan yang ekstrim ini, kita harus….. menjerat mereka yang menghormati Sabat yang benar. Kita bisa memisahkan banyak orang dari Kristus melalui keduniawian, hawa nafsu, dan kebanggaan. Mereka boleh berpikir bahwa mereka sendiri aman karena mereka meyakini kebenaran, tetapi pemanjaan selera atau gairah-gairah yang lebih rendah, yang akan mengacaukan penghukuman dan merusak pembedaan, akan menyebabkan kejatuhan mereka.” 163.5

June 4 – The Devil’s Strategy Against Sabbathkeepers

Shall the throne of iniquity have fellowship with thee, which frameth mischief by a law? They gather themselves together against the soul of the righteous, and condemn the innocent blood. Ps. 94:20, 21.
As the people of God approach the perils of the last days, Satan holds earnest consultation with his angels as to the most successful plan of overthrowing their faith…. 163.1
Says the great deceiver: “… The Sabbath is the great question which is to decide the destiny of souls. We must exalt the sabbath of our creating. We have caused it to be accepted by both worldlings and church members; now the church must be led to unite with the world in its support. We must work by signs and wonders to blind their eyes to the truth, and lead them to lay aside reason and the fear of God and follow custom and tradition. 163.2
“I will influence popular ministers to turn the attention of their hearers from the commandments of God…. 163.3
“But our principal concern is to silence this sect of Sabbathkeepers. We must excite popular indignation against them. We will enlist great men and worldly-wise men upon our side, and induce those in authority to carry out our purposes. Then the sabbath which I have set up shall be enforced by laws the most severe and exacting. Those who disregard them shall be driven out from the cities and villages, and made to suffer hunger and privation. When once we have the power, we will show what we can do with those who will not swerve from their allegiance to God. . . . Now that we are bringing the Protestant churches and the world into harmony with this right arm of our strength, we will finally have a law to exterminate all who will not submit to our authority. When death shall be made the penalty of violating our sabbath, then many who are now ranked with commandment keepers will come over to our side. 163.4
“But before proceeding to these extreme measures, we must . . . ensnare those who honour the true Sabbath. We can separate many from Christ by worldliness, lust, and pride. They may think themselves safe because they believe the truth, but indulgence of appetite or the lower passions, which will confuse judgment and destroy discrimination, will cause their fall.” 163.5

Leave a Reply