Surga untuk Dimenangkan

January 26, 2013 - Ellen G. White

MARANATHA THE LORD IS COMING – Ellen G. White:

26 Januari – Penundaan yang Lancang dan Ceroboh
“Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya.” Wahyu 16:15.
Hamba yang jahat itu berkata di dalam hatinya, “Tuanku memperlambat kedatangannya”. Dia tidak mengatakan bahwa Kristus tidak akan datang. Dia tidak menyindir gagasan akan kedatanganNya yang kedua. Tetapi di dalam hatinya, perbuatan-perbuatannya, dan perkataan-perkataannya dia menyatakan bahwa kedatangan Tuhan adalah ditunda. Dia menyingkirkan dari pikiran orang-orang lain keyakinan bahwa Tuhan segera datang. Pengaruhnya menuntun orang-orang pada penundaan yang lancang dan ceroboh…… Dia berbaur dengan dunia ini…. Hal itu adalah sebuah pembauran yang menakutkan…. Bersama dunia ini dia dibawa ke dalam perangkap…. 34.1
“Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.” Wahyu 3:3. Kedatangan Kristus akan mengejutkan guru-guru palsu. Mereka mengatakan, “Damai dan sejahtera”. Seperti para imam dan guru sebelum keruntuhan Yerusalem, mereka mencari gereja untuk menikmati kemakmuran dan kemuliaan duniawi. Tanda-tanda zaman mereka tafsirkan seperti meramalkan hal ini. Tetapi apa yang dikatakan oleh perkataan Ilham? “Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman – maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin – mereka pasti tidak akan luput. 1 Tesalonika 5:3. Terhadap semua orang yang mendiami seluruh bumi, terhadap semua orang yang membuat dunia ini sebagai rumah mereka, hari Tuhan Allah itu akan datang seperti perangkap ….. 34.2
Dunia ini, yang penuh dengan pengacauan, penuh dengan kesenangan yang tidak ilahi, sedang tertidur, tertidur dalam kenyamanan daging. Orang-orang sedang menjauh dari kedatangan Tuhan. Mereka menertawakan amaran-amaran. Kebanggaan yang sombong pun dibuat, “Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.” “Datanglah,” kata mereka, “aku akan mengambil anggur, baiklah kita minum arak banyak-banyak; besok akan sama seperti hari ini, dan lebih hebat lagi!” 2 Petrus 3:4; Yesaya 56:12. Kita akan masuk lebih dalam pada cinta kesenangan. Tetapi Kristus berkata, “Lihatlah, Aku datang seperti pencuri.” Wahyu 16:15. Pada waktu bilamana dunia ini sedang menanyakan dalam cemoohan, “Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu?” tanda-tanda ini sedang melakukan penggenapannya. Sementara mereka berseru, “Damai dan sejahtera,” kehancuran tiba-tiba akan datang. Ketika para pencemooh, para penolak kebenaran, telah menjadi lancang; ketika rutinitas pekerjaan dalam berbagai bidang pencarian nafkah berlangsung tanpa penghormatan kepada prinsip; ketika pelajar bersemangat mencari pengetahuan tentang segala hal kecuali Alkitab, maka Kristus datang seperti seorang pencuri. 34.3

27 Januari – Sebuah Surga untuk Dimenangkan
“Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.” Lukas 21:36.
Hari-hari ini di mana kita sedang hidup adalah serius dan penting. Roh Allah adalah secara bertahap tapi pasti sedang ditarik dari bumi ini ….. 35.1
Keadaan berbagai perkara di dunia ini menunjukkan bahwa masa yang menyusahkan adalah sudah di depan mata. Suratkabar harian penuh dengan indikasi akan konflik yang mengerikan di masa depan. Perampokan-perampokan hebat terjadi berkali-kali. Pemogokan-pemogokan buruh menjadi peristiwa yang biasa. Siapa saja bisa menjadi pencuri dan pembunuh. Orang-orang yang dikuasai roh-roh jahat mencabut nyawa orang laki-laki, perempuan, dan anak-anak. Orang-orang sudah menjadi tergila-gila dengan maksiat, dan setiap jenis kejahatan merajalela. 35.2
Setiap perkara di dunia ini ada di dalam pergolakan. Tanda-tanda zaman adalah menyeramkan. Peristiwa-peristiwa yang akan datang memancarkan bayangan-bayangannya sebelumnya. Roh Allah sedang menarik diri dari bumi, dan bencana demi bencana saling menyusul satu sama lain di darat dan di laut. Ada badai, gempa bumi, kebakaran, banjir, pembunuhan dari setiap tingkatan …… Dengan sangat segera orang-orang menaruh diri mereka sendiri di bawah perbudakan yang telah mereka pilih. Dengan gelisah mereka menunggu dan menyaksikan pergerakan-pergerakan dari para pemimpin mereka. Ada sebagian orang yang sedang menunggu dan menyaksikan dan bekerja untuk kedatangan Tuhan kita. Kelas yang lain sedang jatuh ke dalam kepemimpinan kemurtadan besar yang pertama. Sedikit orang saja yang percaya dengan hati dan jiwa bahwa kita memiliki sebuah neraka untuk dihindarkan dan sebuah surga untuk dimenangkan. 35.3
Krisis sedang mencuri secara bertahap atas kita. Matahari bersinar di langit, melalui jalur perputarannya yang biasa. ….. Orang-orang masih tetap makan dan minum, bercocok-tanam dan membangun, kawin dan mengawinkan. Para pedagang masih tetap membeli dan menjual. Orang-orang saling menyikut satu sama lain, bersaing untuk posisi yang paling tinggi. Para pecinta kesenangan masih tetap berkerumun ke teater-teater, tempat-tempat pacuan kuda, dan rumah-rumah perjudian. Kegembiraan tertinggi merajalela, namun masa pencobaan sedang berakhir dengan cepatnya, dan setiap perkara akan segera diputuskan secara abadi ….. 35.4
Dengan sungguh-sungguh ada datang atas kita selama berabad-abad perkataan peringatan [amaran] dari Tuhan kita sejak di Bukit Zaitun: “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.” [Lukas 21:34] 35.5

January 26 – Presumptuous, Careless Delay
Behold, I come as a thief. Blessed is he that watcheth, and keepeth his garments, lest he walk naked, and they see his shame. Rev. 16:15.
The evil servant says in his heart, “My lord delayeth his coming.” He does not say that Christ will not come. He does not scoff at the idea of His second coming. But in his heart and by his actions and words he declares that the Lord’s coming is delayed. He banishes from the mind of others the conviction that the Lord is coming quickly. His influence leads men to presumptuous, careless delay. . . . He mingles with the world….It is a fearful assimilation. With the world he is taken in the snare…. 34.1
“If therefore thou shalt not watch, I will come on thee as a thief, and thou shalt not know what hour I will come upon thee.” Rev. 3:3. The advent of Christ will surprise the false teachers. They are saying, “Peace and safety.” Like the priests and teachers before the fall of Jerusalem, they look for the church to enjoy earthly prosperity and glory. The signs of the times they interpret as foreshadowing this. But what saith the word of Inspiration? “Sudden destruction cometh upon them.” 1 Thess. 5:3. Upon all who dwell on the face of the whole earth, upon all who make this world their home, the day of God will come as a snare. . . . 34.2
The world, full of rioting, full of godless pleasure, is asleep, asleep in carnal security. Men are putting afar off the coming of the Lord. They laugh at warnings. The proud boast is made, “All things continue as they were from the beginning.” “Tomorrow shall be as this day, and much more abundant.” 2 Peter 3:4; Isa. 56:12. We will go deeper into pleasure loving. But Christ says, “Behold, I come as a thief.” Rev. 16:15. At the very time when the world is asking in scorn, “Where is the promise of his coming?” the signs are fulfilling. While they cry, “Peace and safety,” sudden destruction is coming. When the scorner, the rejecter of truth, has become presumptuous; when the routine of work in the various money-making lines is carried on without regard to principle; when the student is eagerly seeking knowledge of everything but his Bible, Christ comes as a thief. 34.3

January 27 – A Heaven to Win
Watch ye therefore, and pray always. Luke 21:36.
The days in which we live are solemn and important. The Spirit of God is gradually but surely being withdrawn from the earth. . . . 35.1
The condition of things in the world shows that troublous times are right upon us. The daily papers are full of indications of a terrible conflict in the near future. Bold robberies are of frequent occurrence. Strikes are common. Thefts and murders are committed on every hand. Men possessed of demons are taking the lives of men, women, and little children. Men have become infatuated with vice, and every species of evil prevails. 35.2
Everything in the world is in agitation. The signs of the times are ominous. Coming events cast their shadows before. The Spirit of God is withdrawing from the earth, and calamity follows calamity by sea and by land. There are tempests, earthquakes, fires, floods, murders of every grade. . . . Rapidly are men ranging themselves under the banner they have chosen. Restlessly are they waiting and watching the movements of their leaders. There are those who are waiting and watching and working for our Lord’s appearing. Another class are falling into line under the generalship of the first great apostate. Few believe with heart and soul that we have a hell to shun and a heaven to win. 35.3
The crisis is stealing gradually upon us. The sun shines in the heavens, passing over its usual round. . . . Men are still eating and drinking, planting and building, marrying, and giving in marriage. Merchants are still buying and selling. Men are jostling one against another, contending for the highest place. Pleasure lovers are still crowding to theatres, horse races, gambling hells. The highest excitement prevails, yet probation’s hour is fast closing, and every case is about to be eternally decided. . . . 35.4
Solemnly there come to us down through the centuries the warning words of our Lord from the Mount of Olives: “Take heed to yourselves, lest at any time your hearts be overcharged with surfeiting, and drunkenness, and cares of this life, and so that day come upon you unawares.” 35.5

› tags: surga /

Leave a Reply