Tabiat Allah dapat Dipertahankan

December 4, 2013 - Ellen G. White

Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa! Why. 15:3.

Setiap pertanyaan akan kebenaran dan kesalahan di dalam pertentangan yang berlangsung lama kini telah dibuat jelas. Akibat-akibat dari pemberontakan, hasil-hasil dari mengesampingkan ketetapan-ketetapan ilahi, telah dibentangkan pada penglihatan semua kecerdasan yang tercipta. Perbuatan yang berasal dari hukum Setan yang bertentangan dengan pemerintahan Allah telah disajikan kepada seluruh jagad raya. Pekerjaan-pekerjaan Setan itu sendiri telah mengutuk dia. Kebijaksanaan Allah, keadilanNya, dan kebajikanNya berdiri dipertahankan secara utuh. Terlihat bahwa segala urusanNya dalam pertentangan besar itu telah berlangsung dengan rasa hormat kepada kebaikan abadi umatNya dan kebaikan segala dunia yang Dia telah ciptakan……. Sejarah dosa akan berhadapan dengan segala keabadian sebagai sebuah kesaksian bahwa keberadaan hukum Allah adalah mengikat kebahagiaan semua makhluk yang Dia telah ciptakan. Dengan segala fakta pertentangan besar yang diperlihatkan itu, seluruh jagad raya, baik yang setia maupun yang membangkang, dengan satu kesepakatan menyatakan: “Adil dan benarlah jalan-jalanMu, Engkau Raja dari segala orang kudus.” 346.1
Di hadapan jagad raya ini secara jelas disajikan pengurbanan besar yang dibuat oleh Bapa dan Anak demi kepentingan manusia. Waktunya telah tiba bilamana Kristus menduduki posisi sah-Nya dan dimuliakan di atas kerajaan-kerajaan dan kuasa-kuasa serta setiap nama yang disebut. Ia itu adalah untuk kesukaan yang telah ditetapkan di hadapan Dia—bahwa Dia boleh membawa banyak anak manusia kepada kemuliaan—bahwa Dia memikul salib dan mengabaikan rasa malu. Dan sebagaimana besarnya kesedihan dan rasa malu yang tak dapat dibayangkan itu, masih lebih besar lagi kesukaan dan kemuliaannya. Dia menatap orang-orang tebusan, yang telah diperbaharui dalam citraNya sendiri, setiap hati memancarkan kesan ilahi yang sempurna, setiap wajah memantulkan keserupaan dengan Raja mereka. Dia menyaksikan di dalam diri mereka hasil pekerjaan berat jiwaNya, dan Dia puas. Kemudian, dalam sebuah suara yang meliputi rombongan-rombongan orang banyak yang berkumpul yang terdiri dari orang-orang benar dan jahat itu, Dia menyatakan: “Lihatlah pembelian dari darahKu! Demi orang-orang ini Aku telah menderita, demi mereka ini Aku telah wafat, agar mereka boleh tinggal dalam hadiratKu selama-lamanya.” Dan nyanyian pujian naik dari orang-orang berjubah putih di sekitar takhta itu: “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!” Wahyu 5:12. 346.2

December 4 – God’s Character Vindicated
Great and marvellous are thy works, Lord God Almighty; just and true are thy ways, thou King of saints. Rev. 15:3.

Every question of truth and error in the long-standing controversy has now been made plain. The results of rebellion, the fruits of setting aside the divine statutes, have been laid open to the view of all created intelligences. The working out of Satan’s rule in contrast with the government of God has been presented to the whole universe. Satan’s own works have condemned him. God’s wisdom, His justice, and His goodness stand fully vindicated. It is seen that all His dealings in the great controversy have been conducted with respect to the eternal good of His people and the good of all the worlds that He has created. . . . The History of sin will stand to all eternity as a witness that with the existence of God’s law is bound up the happiness of all the beings He has created. With all the facts of the great controversy in view, the whole universe, both loyal and rebellious, with one accord declare: “Just and true are thy ways, thou King of saints.” 346.1
Before the universe has been clearly presented the great sacrifice made by the Father and the Son in man’s behalf. The hour has come when Christ occupies His rightful position and is glorified above principalities and powers and every name that is named. It was for the joy that was set before Him–that He might bring many sons unto glory–that He endured the cross and despised the shame. And inconceivably great as was the sorrow and the shame, yet greater is the joy and the glory. He looks upon the redeemed, renewed in His own image, every heart bearing the perfect impress of the divine, every face reflecting the likeness of their King. He beholds in them the result of the travail of His soul, and He is satisfied. Then, in a voice that reaches the assembled multitudes of the righteous and the wicked, He declares: “Behold the purchase of My blood! For these I suffered, for these I died, that they might dwell in My presence throughout eternal ages.” And the song of praise ascends from the white-robed ones about the throne: “Worthy is the Lamb that was slain to receive power, and riches, and wisdom, and strength, and honour, and glory, and blessing.” Revelation 5:12. 346.2

Leave a Reply