Tanda Tanda dari Langit

Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan yang hebat dan dahsyat itu. Yoel 2:31.

Dalam percakapan Sang Juruselamat dengan para muridNya di Bukit Zaitun, setelah menggambarkan periode panjang pengadilan gereja—yaitu 1260 tahun penganiayaan oleh kepausan, yang mana Ia telah menjanjikan bahwa penderitaan itu akan dipersingkat—Dia dengan demikian telah menyebutkan kejadian-kejadian tertentu untuk mendahului kedatanganNya, dan telah menetapkan waktu bilamana yang pertama dari perkara-perkara ini akan disaksikan: “Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.” [Matius 24:29]. Periode 1260 hari, atau 1260 tahun itu berakhir pada tahun 1798. Seperempat abad sebelumnya, penganiayaan sudah hampir dihentikan seluruhnya. Setelah periode penganiayaan ini, menurut perkataan Kristus, matahari menjadi digelapkan. Maka pada tanggal 19 Mei 1780, nubuatan ini pun digenapi. 150.1
“Hampir saja jika tidak sama sekali, begitu fenomena yang sangat rahasia dan tidak terjelaskan itu,…….. berlangsung hari yang gelap pada tanggal 19 Mei 1780—sebuah kegelapan yang sangat tidak dapat dijelaskan dari langit dan atmosfir yang terlihat di New England.”—R.M. Devens, Our First Century, hlm. 89…… 150.2
Kegelapan pekat dari hari itu digantikan, sejam atau dua jam sebelum malam, oleh langit yang sebagian terang, dan matahari pun muncul, meskipun ia itu masih diselubungi oleh kabut hitam dan tebal. “Setelah mentari terbenam, awan-awan naik lagi ke atas, dan dengan cepat hari menjadi gelap.” Tidak ada kegelapan malam yang lebih aneh dan mengerikan daripada yang terjadi pada hari itu; meskipun tampak bulan hampir seutuhnya, tidak ada benda yang dapat dikenali kecuali melalui bantuan dari sebagian terang buatan…….”—Isaiah Thomas, Massachusetts Spy: or, American Oracle of Liberty, vol. 10, No. 472 (May 25, 1780)……… 150.3
Gambaran dari kejadian ini, sebagaimana telah diberikan oleh para saksi mata, tak lain dan tak bukan adalah gema dari perkataan Tuhan, yang telah direkam oleh nabi Yoel dua ribu lima ratus tahun mendahului kegenapannya: “Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan yang hebat dan dahsyat itu.” 150.4
Kristus telah menawarkan umatNya untuk menyaksikan tanda-tanda kedatanganNya dan bersukacita tatkala mereka melihat tanda-tanda dari Raja mereka yang datang. 150.5

May 22 – Signs in the Heavens
The sun shall be turned into darkness, and the moon into blood, before the great and the terrible day of the Lord come. Joel 2:31.
In the Saviour’s conversation with His disciples upon Olivet, after describing the long period of trial for the church–the 1260 years of papal persecution, concerning which He had promised that the tribulation should be shortened–He thus mentioned certain events to precede His coming, and fixed the time when the first of these should be witnessed: “In those days, after that tribulation, the sun shall be darkened, and the moon shall not give her light.” The 1260 days, or years, terminated in 1798. A quarter of a century earlier, persecution had almost wholly ceased. Following this persecution, according to the words of Christ, the sun was to be darkened. On the 19th of May, 1780, this prophecy was fulfilled. 150.1
“Almost if not altogether alone, as the most mysterious and as yet unexplained phenomenon of its kind, . . . stands the dark day of May 19, 1780–a most unaccountable darkening of the whole visible heavens and atmosphere in New England.”– R. M. Devens, Our First Century, p. 89. . . . 150.2
The intense darkness of the day was succeeded, an hour or two before evening, by a partially clear sky, and the sun appeared, though it was still obscured by the black, heavy mist. “After sundown, the clouds came again overhead, and it grew dark very fast.” “Nor was the darkness of the night less uncommon and terrifying than that of the day; notwithstanding there was almost a full moon, no object was discernible but by the help of some artificial light. . . .”–Isaiah Thomas, Massachusetts Spy: or, American Oracle of Liberty, vol. 10, No. 472 (May 25, 1780). . . . 150.3
The description of this event, as given by eyewitnesses, is but an echo of the words of the Lord, recorded by the prophet Joel, twenty-five hundred years previous to their fulfilment: “The sun shall be turned into darkness, and the moon into blood, before the great and the terrible day of the Lord come.” 150.4
Christ had bidden His people watch for the signs of His advent, and rejoice as they should behold the tokens of their coming King. 150.5

Leave a Reply