tentang GEREJA—PERSEKUTUAN ORANG BERIMAN

 

 

 

Sebagai filsafat hidup selama berada di planet Bumi ini ada dua teks yang patut dibudayakan.  Filipi 4:8 – BERFIKIR POSITIF—HIDUP SURGAWI.  Dengan demikian, 1 Korintus 10:31 mengajak manusia:  APA SAJA YANG KITA LAKUKAN TENTANG APA SAJA DALAM HIDUP INI, LAKUKANLAH SEMUANYA HANYA UNTUK KEMULIAAN TUHAN.  Oleh sebab itu:

Budayakanlah Ibadah sejati yaitu hidup Surga Roma 12:1-2.  Karena cita-cita Tuhan bagi manusia adalah agar memiliki tabiat Surga,  Apakah itu?

SERAHKANLAH HIDUP PADA TUHAN SEPENUHNYA

UPAYAKAN HIDUPMU MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN

RAGA DAN JIWAMU SEHAT WALAFIAT SEUTUHNYA

GAMBAR CITRA PENCIPTA TAMPIL PRIMA–SPEKTAKULER

ALLAH MENYERTAI HIDUP ANDA SAMPAI MARANATA

Berdasarkan realita konsep Gereja di dalam Alkitab ditampilkanlah dasar kepercayaan tentang ”Gereja sebagai Persekutuan Orang Beriman” yang berikut ini:

 

GEREJA dalam arti JEMAAT

 

Gereja dalam arti Jemaat adalah perhimpunan orang-orang yang BERIMAN kepada YAHWEH serta mengakui Yesus Kristus sebagai satu-satunya JALAN KEBENARAN MENUJU HIDUP SEJATI DAN ABADI.  Dengan kata lain si anggota Jemaat ini menerima dan mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi.  Sebagai lanjutan dari sejarah umat Allah di zaman Perjanjian Lama, Jemaat ini adalah orang-orang yang telah dipanggil keluar dari lingkungan duniawi yang bersekutu bersama-sama dengan Sang Pencipta untuk beribadat, bersahabat, belajar Firman Allah, merayakan upacara Persekutuan Kristiani yang diawali dengan upacara kerendahan hati melalui pembasuhan kaki satu dengan yang lain dan kemudian dilanjutkan dengan mengikuti Perjamuan Tuhan yang Kudus, hidup melayani satu dengan yang lain, serta memberitakan Injil Kerajaan Sorga ke seluruh dunia sebagai budaya hidup Kristianinya.  Jemaat memperoleh wewenang dari Kristus yang adalah Firman Allah yang menjelma dan juga dari Alkitab yang Kudus yang merupakan dokumen tertulis tentang hidup dan pelayanan Yesus Kristus sebagai Firman Allah yang hidup.  Jemaat adalah keluarga Allah, karena Sang Pencipta telah mengangkat mereka sebagai putra-putri-Nya dengan demikian mereka akan menghidupkan suatu budaya Hidup Baru dalam Yesus Kristus oleh tuntunan Roh Kudus.  Jemaat adalah juga merupakan tubuh Kristus yang merupakan suatu perkumpulan orang-orang BERIMAN dimana Yesus Kristus Sendiri adalah Kepalanya.  Jemaat juga digambarkan sebagai pengantin perempuan yang diilustrasikan melalui kota Yerusalem Baru yang dipersiapkan untuk bersekutu dengan Yesus Kristus sebagai Suaminya pada saat pemulihan abadi.  Untuk Jemaat inilah Yesus Kristus telah rela mati dan berkorban agar dengan cara seperti itu Jemaat itu dapat dibenarkan, dikuduskan dan akhirnya ditebus dalam arti dipulihkan kepada suasana Eden yang mula-mula.  Puncak seluruh perjalanan iman Jemaat ini adalah pada saat kedatangan Yesus yang kedua kali, dimana saat itu Jemaat yang berjuang ini akan beralih menjadi JEMAAT TEBUSAN YANG MENANG DAN MULIA karena mereka telah selalu setia kepada Sang Pencipta di masa hidupnya di bumi ini.  Semuanya ini hanya bisa terjadi karena pengorbanan Yesus Kristus yang penuh penyerahan diri, tidak bercela alias sempurna dan memang sungguh luar biasa (Kejadian 12:3; Kisah 7:38; Efesus 2:19-22; 1:22-23; 5:23-27; 4:11-15; 3:8-11; Matius 28:18-20; 16:13-20; 18:18; Kolose 1:17-18; Wahyu 12; 21-22).

 

UMAT ALLAH YANG SISA

DALAM ARTI SETIA DAN MISINYA

 

Gereja dalam arti Jemaat se-dunia terdiri dari semua orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Kristus dan selalu hidup setia kepada Sang Pencipta.  Di situasi dunia yang penuh dengan kejahatan dan kebejatan moral, mereka ini hidup setia memelihara pengajaran dan perintah Sang Pencipta berdasarkan budaya hidup BERIMAN KEPADA YESUS KRISTUS.  Umat yang sisa dan setia ini memiliki BUDAYA HIDUP MEMBERITAKAN INJIL KERAJAAN ALLAH YANG KEKAL, misalnya memberitakan datangnya HARI PENGHAKIMAN atau HARI DIMANA SANG PENCIPTA MENGADAKAN EVALUASI AKHIR sebagaimana yang dinubuatkan di Daniel 7-12, memberitakan JALAN KEBENARAN MENUJU KEHIDUPAN ATAU KESELAMATAN melalui Yesus Kristus serta menyerukan dengan suara nyaring tentang kedatangan-Nya yang kedua kali dan sudah pasti itu.  Gambaran yang Alkitab kemukakan tentang hal ini disebut dengan PEKABARAN TIGA MALAIKAT KEBENARAN berdasarkan pernyataan di Wahyu 14.  Setiap orang yang BERIMAN KEPADA SANG PENCIPTA patut berpartisipasi dalam memasyurkan INJIL KERAJAAN ALLAH YANG KEKAL INI melalui kesaksian hidupnya ke seluruh dunia (Wahyu 12-22; 2 Korintus 5:10; Yehuda 3,14; 1 Peterus 1:16-19; 2 Peterus 3: 10-14; Daniel 7-12).

 

PERSATUAN DALAM JEMAAT

YANG DISEBUT TUBUH KRISTUS

 

G

ereja yang disebut Jemaat adalah satu tubuh dengan banyak anggota, yang telah dipanggil dari semua bangsa, suku, bahasa dan kaum.  Di dalam Kristus, Jemaat adalah ciptaan baru; perbedaan ras, budaya, pendidikan, dan kebangsaan, serta juga perbedaan status sosial misalnya tinggi atau rendah, kaya atau miskin, laki-laki atau perempuan, tidak boleh memecah belah Jemaat.  Seluruh anggota Jemaat adalah SETARA DI DALAM KRISTUS, yang dengan SATU ROH telah mempersatukan Jemaat kedalam SATU PERSEKUTUAN DENGAN DIA DAN SESAMA ANGGOTANYA; Jemaat patut melayani dan dilayani tanpa memihak dan tanpa syarat.  Melalui penyataan Yesus Kristus di dalam Alkitab, Jemaat mempunyai IMAN DAN PENGHARAPAN YANG SAMA, dan dengan SATU KESAKSIAN akan menjangkau semua orang.  Kesatuan ini bersumber dari ADANYA KESATUAN OKNUM KEALLAHAN atau TRINITAS yang telah mengangkat seluruh anggota Jemaat menjadi putra-putri-Nya (Roma 12; 1 Korintus 12-14; Matius 28:18-20; Mazmur 133; 2 Korintus 5:14-20; Kisah 17:26-27; Galatia 3-6; Kolose 3:10-15; Efesus 4-6; Yohanes 14-17).

-Pdt. Hotma S. P. Silitonga

Leave a Reply