Terangkat ke Awan

September 27, 2012 - Steve Wholberg

 

Mari kita baca 1 Tesalonika 5:2 “karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam” dan 1 Tesalonika 4:16,17 “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; (17) sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan”. Oleh karena dinyatakan dalam ayat ini bahwa Tuhan akan datang seperti pencuri, muncullah paham yang mengatakan bahwa kedatangan Tuhan akan terjadi secara diam-diam dan rahasia. Jadi umat-umat Allah menurut mereka akan terangkat tiba-tiba, tanpa kita disadari, tanpa ada yang melihat dan tanpa ada keributan sedikitpun, alias lenyap seketika. Pandangan inilah yang secara populer disebut sebagai Rapture.
Apa sebetulnya pengertian ayat-ayat tersebut diatas? Mari kita teliti lebih jauh. Kita teruskan membaca 1 Tesalonika 5: 6-11: (6) Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. (7) Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam. (8) Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan. (9) Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, (10) yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia. (11) Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan. Jelas sekali konteks ayat-ayat ini adalah amaran bagi kita untuk tetap setia. Rasul Paulus memberi amaran bagi mereka yang tidak perduli dengan firman Allah hingga kedatangan Kristus. Rasul Paulus memperingatkan mereka yang tetap berbuat dosa oleh karena berpikir bahwa Tuhan Yesus masih lama lagi akan datang. Kedatangan Yesus akan sama seperti pencuri bagi mereka bila tidak ada pertobatan saat ini. Rasul Paulus mengatakan bahwa kita harus tetap percaya kepada Allah, tetap kasih akan Allah, tetap memiliki pengharapan untuk diselamatkan pada waktu kedatangan-Nya. Bilamana kita tetap berbuat dosa atau hilang kepercayaan, maka kedatangan Kristus bagaikan pencuri diwaktu malam bagi kita.

Lalu bagaimana dengan cara kedatangan-Nya? Apakah diam-diam? Rahasia ? Tiba-tiba hilang tanpa dilihat orang? Mari kita baca Matius 24:30-31 “Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. (31) Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.” Jelas sekali ayat-ayat ini membantah keselamatan umat –umat Allah atau orang-orang pilihan secara rahasia, diam-diam, tiba-tiba menghilang, dll, melainkan semua mata akan melihat, malaikat-malaikat surga akan meniupkan sangkakala yang dahsyat bunyinya. Umat-umat Allah akan dikumpulkan secara serentak dari keempat penjuru dunia. Dikelompok manakah saudara dan saya pada saat itu? Apakah saudara dan saya termasuk orang-orang pilihan yang siap sedia pada waktu kedatangan Kristus? Orang-orang pilihan yang telah membasuhkan dosa-dosa mereka melalui darah Anak Domba itu dan tetap setia menuruti akan firman-Nya? Ataukah saudara dan saya termasuk diantara orang-orang yang terus melanggar hukum Allah/berdosa, belum ingin bertobat, masih ingin menikmati kepelesiran dunia ini, hingga kedatangan Kristus mengagetkan saudara dan saya, bagaikan kedatangan pencuri diwaktu malam? Mulailah sekarang mempelajari Alkitab dengan baik agar kita tidak mudah diombang-ambingkan oleh doktrin-doktrin populer saat ini.

Leave a Reply