Esensi Pekabaran Tiga Malaikat

Kalau Al-Qaida memiliki jaringan dalam melaksanakan operasinya, Setan juga memiliki jaringan operasi yang lebih dashyat canggih, namanya Babilon Misterius. Kalau dinas rahasia AS, CIA, secara kontinu memberikan peringatan-peringatan kepada warga AS agar tetap waspada terhadap jaringan teroris global, apaglagi Allah, Ia senantiasa memberikan peringatan, agar kita siap menghadapi serangan Setan yang fatal dan mematikan. Peringatan-peringatan Allah ini dikenal dengan “Pekabaran Tiga Malaikat”. Baca isinya dalam buku Wahyu Pasal 14. Pekabaran ini akan membuat kita mengetahui dan sadar akan strategi dan operasi musuh kita, agar kita lebih waspada terhadap serangan-serangan mereka, sanggup bertahan hingga kedatangan Yesus yang kedua kali.
Ironisnya, banyak orang saat ini yang tidak tahu bahkan tidak mengerti tentang Pekabaran Tiga Malaikat. Saudara bisa membuktikan hal ini dengan menanyakannya kepada teman-teman saudara. Ada yang sudah mendengar isitilah ini tapi tidak mengerti dan malangnya, tidak ingin belajar untuk mengetahuinya, padahal pekabaran ini ditujukan bagi kita umat manusia yang hidup pada akhir zaman.
Coba saudara lihat dalam Alkitab dan membandingkan dengan sejarah, setiap kali terjadi peristiwa besar, Allah selalu memberikan amaran terlebih dahulu. Ambil contoh peristiwa Air Bah. Allah memunculkan Nuh untuk memperingatkan umat manusia selama 120 tahun. Namun kita tau hasilnya. Allah juga memunculkan Yeremia untuk memperingati bangsa Israel atas ancaman serangan Kerajaan Babilon, kita juga tau apa yang terjadi. Sebelum kedatangan Yesus yang pertama ke dunia ini, Allah juga telah memanggil Yohanes Pembabtis untuk membuka jalan dan memberikan kesaksian kepada dunia teristimewa kepada bangsa Israel tentang Juruselamat itu, namun kita juga tau apa yang terjadi.
Seperti halnya peristiwa peristiwa diatas, Allah juga memberikan peringatan kepada kita, menjelang akhir zaman, menjelang kedatangan-Nya yang kedua kali, yaitu melalui Pekabaran Tiga Malaikat. Pekabaran ini sangat penting agar kita tidak tertipu terhadap strategi penyesatan akhir bala tentara kejahatan spiritual yang dikenal dengan sandi “Tanda Binatang” yang akan muncul menjelang akhir zaman, menjelang kedatangan Yesus yang kedua kali.
Mari kita baca isi Pekabaran Tiga Malaikat itu, kita buka Wahyu 14:6-10:
6​Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum,​
7​dan ia berseru dengan suara nyaring: ”Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air.”​
8​Dan seorang malaikat lain, malaikat kedua, menyusul dia dan berkata: ”Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, yang telah memabukkan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya.”​
9​Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: ”Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya,​
10​maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba.​

Ada tiga pekabaran disini, ayat 6 adalah Pekabaran Malaikat yang Pertama, ayat 8 adalah Pekabaran Malaikat yang Kedua dan ayat 9 adalah Pekabaran Malaikat yang Ketiga. Perhatikan masing-masing malaikat memiliki pekabaran sendiri sendiri. Perhatikan juga bahwa pekabaran ini bersifat global, mencapai semua suku, bangsa dan bahasa. Pekabaran ini tidak dikabarkan dengan pelan-pelan tapi dengan lantang dan kencang, bukan dengan ragu-ragu, malu-malu atau setengah hati, tapi dengan sepenuh hati, penuh keberanian dan percaya diri. Kapan pekabaran ini harus disampaikan? Pekabaran ini harus dilaksanakan sekarang juga, oleh karena bertujuan untuk mempersiapkan umat manusia bagi kedatangan-Nya yang kedua kali, yang sudah diambang pintu. Kalau Yohanes Pembaptis mempersiapkan jalan bagi kedatangan Kristus yang pertama, Pekabaran Tiga Malaikat ini mempersiapkan kita bagi kedatangan Kristus yang kedua kali. Itu sebabnya kita harus mempelajarinya dengan baik agar kita tidak mengulangi sejarah kelam Air Bah, Jerusalem ketika diluluhlantahkan tentara Babilon dan ketika Yesus datang pada kali yang pertama.
Ditengah dunia yang penuh dengan ketidak perdulian oleh karena kesibukan, ditengah dunia yang penuh dengan kebimbangan dan kekecewaan, esensi Pekabaran Tiga Malaikat justru semakin mendesak, penting dan krusial untuk dibentang-luaskan.
Allah ingin membuka mata kita melalui Pekabaran Tiga Malaikat bahwa ada jaringan teroris yang disutradarai oleh Setan agar tujuannya untuk bisa mengendalikan dunia dan memaksakan tandanya yang mematikan itu, bisa kita sadari dan sanggup kita hindari. Allah mau agar kita bangun dari tidur rohani kita, sadar akan bahayanya kekuasaan Babilon. Allah mau agar kita berada pada pihak-Nya sebelum terlambat. Allah mau agar kita menjadi umat-umat Allah yang siap mewarisi kerajaan-Nya bilamana Dia datang nanti.

Leave a Reply