Babel Wanita Pelacur

November 8, 2012 - Steve Wholberg

Kedatangan Yesus yang kedua kali akan terjadi setelah Pekabaran Tiga Malaikat selesai. Pekabaran Malaikat yang Pertama telah kita bahas seebelumnya, saat ini kita akan mempelajari Pekabaran Malaikat yang Kedua.

Mari kita buka Wahyu 14:8. Dan seorang malaikat lain, malaikat kedua, menyusul dia dan berkata: ”Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, yang telah memabukkan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya.

Siapakah “Babel” dalam ayat ini? Tentunya Babel disini tidak mengacu kepada kota Babilon purba (Ajaran populer saat ini mengatakan bahwa kota purbakala Babilon akan dibangun kembali di Timur Tengah. Coba kita baca Yesaya 13:19-20, (19) Dan Babel, yang permai di antara kerajaan-kerajaan, perhiasan orang Kasdim yang megah, akan sama seperti Sodom dan Gomora pada waktu Allah menunggangbalikkannya:(20)tidak ada penduduk untuk seterusnya, dan tidak ada penghuni turun-temurun; orang Arab tidak akan berkemah di sana, dan gembala-gembala tidak akan membiarkan hewannya berbaring di sana; jelas sekali ayat ini mementahkan doktrin ajaran ini). Jadi siapakah atau apakah arti “Babel” disini? Baca Wahyu 17:5 Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: “Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi.” Dikatakan “Babel” adalah Ibu dari wanita-wanita pelacur atau “Babel” sama dengan “wanita”. Apakah yang dilambangkan oleh “wanita” dalam nubuatan Alkitab? (Kita harus ingat, buku Wahyu sarat dengan symbol dan nubuatan akhir zaman). Dalam Wahyu 19:7,8 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia. Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!” [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.] Yesus melambangkan gereja-Nya atau umat-umatNya sebagai pengantin wanita. Dia akan datang kembali untuk menjemput pengantin wanita-Nya yaitu gereja-Nya yang ada di atas dunia ini. Kalau wanita kudus melambangkan gereja yang benar, maka so pasti lambang dari wanita yang merupakan ibu dari para pelacur tentunya adalah gereja yang salah atau gereja yang palsu. Coba kita baca Wahyu 18:2-4 Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya:’Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci, 3 karena semua bangsa telah minum dari anggur hawa nafsu cabulnya dan raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia, dan pedagang-pedagang di bumi telah menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya.4 Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: ‘Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.

Dikatakan bahwa Allah memanggil umat-Nya keluar dari Babel, jelas Babel disini sama dengan gereja yang palsu, kalau tidak, mengapa umat-umat Allah yang ada didalam-Nya, dipanggil keluar? Mari kita baca Wahyu 12:1,6,17. Ayat 1 mengacu kepada gereja yang benar, yang dilambangkan dengan perempuan kudus berselubungkan matahari. Ayat 6 mengatakan bahwa gereja Allah yang benar, harus mengalami penganiayaan, tapi akan dipelihara oleh Allah. Ayat 17 menyatakan bahwa ada tertinggal gereja Allah yang benar, yang akan diperangi terus menerus oleh sang Naga yaitu Setan. Ciri-ciri gereja yang benar itu adalah, menurut hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.
Wahyu 17 menunjukkan adanya Gereja Palsu yang dilambangkan oleh wanita pelacur yaitu Babel yang merupakan pokok amaran Malaikat yang Kedua didalam Wahyu 14:8. Babel itu sendiri berarti kekacauan, baca Kejadian 11:9. Babel nubuatan ini sebenarnya mengacu kepada gereja akbar yang tidak mengajarkan Injil yang Kekal yaitu Alkitab dengan sebenarnya. (Baca kembali isi Pekabaran Malaikat yang Kedua dalam Wahyu 14:8). Dengan keterangan-keterangan Alkitabiah yang sudah diberikan diatas, bisa kita simpulkan bahwa gereja palsu ini adalah gereja yang tadinya dimulai dengan benar namun dalam perjalanan sejarah telah jatuh atau bergeser dari kebenaran Alkitab atau telah murtad (istilah rasul Paulus, baca 2 Tesalonika 2:3, Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, sebelum datang hari itu (hari kedatangan Yesus Kristus) haruslah terjadi kemurtadan!)
Gereja akbar yang telah murtad inilah yang disebut sebagai Babel, yang identik dengan kecacauan rohani, oleh karena telah bergeser dari kebenaran Alkitab.
Nanti pada tulisan berikutnya kita akan melihat deskripsi dari wanita pelacur ini. Ini akan mengejutkan. Jadi jangan sampai terlewatkan. Setelah itu akan kita lanjutkan dengan Anggur Babilon yang memabukkan seluruh dunia.
Setan melakukan banyak sekali tipuan agar kita tidak mempercayai nubuatan ini. Ajaran populer saat ini mengatakan bahwa semua peristiwa ini akan terjadi dimasa yang akan datang, belum sekarang, sesudah peristiwa yang disebut sebagai rapture, sesaat sebelum kedatangan Yesus, sehingga dengan demikian, nubatan ini menjadi tidak relevan lagi. Saya percaya nubuatan ini adalah untuk kita yang hidup pada saat ini. Saya percaya Babel telah jatuh saat ini. Allah sedang memanggil keluar umat-umatNya dari gereja akbar yang telah murtad ini, agar kembali menuruti kebenaran Alkitab, supaya bisa menjadi bagian gereja Allah yang benar yaitu mereka yang dalam Pekabaran Malaikat yang Ketiga, yang terdapat dalam Wahyu 14:12, adalah mereka yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.
Sesuai dengan Pekabaran Malaikat yang Kedua, ada Babel global yang saat ini masih hidup. Allah memberikan peringatan khusus dalam buku-Nya yang terakhir yaitu buku Wahyu, agar kita tidak terjatuh dari kebenaran tapi tetap mengikuti Injil yang Kekal yaitu Injil Yesus Kristus, agar oleh rahmat-Nya, kita bisa memperoleh keselamatan.

Leave a Reply