Tingkatan Tertinggi dari Meditasi

March 10, 2013 - Ellen G. White

Renungan Harian dari Roh Nubuat tanggal 9 dan 10 Maret (MARANATHA THE LORD IS COMING – Ellen G. White) :

9 Maret – Sebuah Pengetahuan Yang Lebih Penuh Akan Allah
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Yohanes 17:3.

Hanya dengan mengenal Allah di sini kita bisa mempersiapkan diri untuk menemuiNya pada waktu kedatanganNya….. Tetapi banyak dari mereka yang mengakui percaya dalam Kristus sesungguhnya tidak mengenal Allah. Mereka memiliki hanya sebuah agama yang dangkal. Mereka tidak mencintai Allah; mereka tidak mempelajari tabiatNya; oleh sebab itu mereka tidak tahu bagaimana untuk percaya, bagaimana untuk melihat dan hidup. Mereka tidak tahu apa itu cinta yang penuh ketenangan, atau apa artinya berjalan dengan iman…… Mereka gagal memahami bahwa adalah kewajiban mereka untuk menerima, agar mereka boleh memperkaya orang-orang lain. 76.1
Dunia ini dengan segala kebijaksanaannya tidak mengenal Allah. Banyak orang yang telah berceramah secara lancar tentang Dia, tetapi pemikiran-pemikiran mereka menuntun orang-orang bukannya semakin dekat kepadaNya, karena mereka sendiri tidak memiliki hubungan yang hidup denganNya. Mengaku diri mereka sendiri sebagai bijaksana, justru mereka menjadi bodoh. Pengetahuan mereka akan Allah tidaklah sempurna. 76.2
Kita tidak bisa menemukan Allah melalui pencarian, tetapi Dia telah mengungkapkan DiriNya sendiri di dalam PuteraNya, yang adalah terang dari kemuliaan Bapa dan citra yang diungkapkan akan pribadiNya. Jika kita merindukan sebuah pengetahuan akan Allah maka kita pastilah seperti Kristus……. Menjalani hidup yang murni melalui iman di dalam Kristus sebagai Juruselamat pribadi akan membawa kepada orang yang percaya sebuah konsepsi yang lebih jelas dan lebih tinggi akan Allah. 76.3
Kristus adalah sebuah pengungkapan yang sempurna akan Allah. “Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah,” firmanNya; “tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakanNya.”[Yoh. 1:18]. Hanya dengan mengenal Kristus kita bisa mengenal Allah. Dan sebagaimana kita melihat Dia, kita akan diubah kepada citraNya, dipersiapkan untuk menemuiNya pada waktu kedatanganNya……. 76.4
Sekarang adalah waktunya untuk mempersiapkan diri untuk kedatangan Tuhan kita. Kesiapan untuk menemuiNya tidak bisa didapat dalam waktu sekejap. Persiapan pada kejadian yang agung itu harus menjadi penantian dan pengawasan yang waspada, dikombinasikan dengan pekerjaan yang sungguh-sungguh. Maka anak-anak Allah memuliakan Dia. Di tengah-tengah kesibukan-kesibukan hidup suara mereka akan terdengar mengucapkan kata-kata yang mendorong semangat, harapan, dan iman. Semua yang mereka miliki dan ada dikhususkan pada pelayanan Sang Guru. Demikianlah mereka mempersiapkan diri untuk menemui Tuhan mereka; dan bilamana Dia datang, mereka akan mengatakan, dengan kesukaan, “Inilah Allah kita; kita telah menantikanNya dan Dia akan menyelamatkan kita…. Kita akan bergembira dan bersukacita dalam penyelamatanNya.” 76.5

10 Maret – Tingkatan Tertinggi dari Meditasi
Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia. 1 Yohanes 3:1.

Betapa kasihnya, betapa kasih yang tidak terbandingkan, bahwa kita sebagai pendosa dan orang-orang asing boleh dibawa kembali kepada Allah dan diadopsi ke dalam keluargaNya! Kita boleh memanggil Dia dengan nama yang disayang, “Bapa kami.”….. 77.1
Semua cinta kebapaan yang telah turun dari generasi ke generasi melalui saluran hati manusia, semua mata air kelembutan yang terbuka di dalam jiwa-jiwa manusia, hanyalah seperti sungai kecil pada samudera yang tiada batas bilamana dibandingkan dengan cinta yang tiada akhir dan tiada habisnya dari Allah. Lidah tak dapat mengucapkannya; pena tidak dapat menggambarkannya. Engkau boleh bermeditasi atas perkara itu setiap hari dalam hidupmu; engkau boleh menyelidiki Alkitab secara rajin agar memahaminya; engkau boleh mengerahkan setiap kuasa dan kemampuan yang Allah berikan kepadamu, dalam bertekun untuk memahami cinta dan pengorbanan dari Bapa surgawi; dan meskipun demikian masih ada sebuah keabadian di atas sana. Engkau boleh mempelajari cinta itu selama berabad-abad; meski demikian engkau tidak pernah bisa memahami secara penuh panjang dan lebar, dalam dan tingginya cinta Allah dalam menyerahkan AnakNya untuk wafat demi dunia ini. Keabadian itu sendiri tidak pernah bisa mengungkapkannya secara penuh. Namun sebagaimana kita mempelajari Alkitab dan bermeditasi atas kehidupan Kristus dan rencana penebusan, tema-tema besar ini akan membuka pemahaman kita lebih besar dan lebih besar lagi. 77.2
Kristus telah datang untuk mengungkapkan Allah pada dunia ini sebagai Allah cintakasih, penuh dengan belaskasih, kelembutan, dan kasih sayang. 77.3
Adalah baik menghabiskan waktu satu jam dengan bijaksana setiap hari dengan melihat kembali kehidupan Kristus sejak dari palungan hingga ke Bukit Kalvari. Kita harus mendapatkannya poin demi poin dan membiarkan imajinasi kita secara hidup memahami setiap peristiwa, khususnya bagian-bagian akhir dari hidup duniawiNya. Dengan pengkontemplasian ajaran-ajaran dan penderitaan-penderitaanNya yang demikian, dan pengorbanan tiada batas yang dibuatNya bagi penebusan manusia, kita boleh menguatkan iman kita, menguatkan cinta kita, dan menjadi dengan lebih dalam diilhami dengan roh yang menopang Juruselamat kita. Jika kita pada akhirnya diselamatkan, maka kita semua harus mengambil hikmah dari penyesalan dosa dan iman pada kaki salib itu….. Setiap perkara yang luhur dan murah hati di dalam manusia akan menanggapi kontemplasi Kristus di salib itu. 77.4

March 9 – A Fuller Knowledge of God
This is life eternal, that they might know thee the only true God, and Jesus Christ, whom thou hast sent. John 17:3.
Only by knowing God here can we prepare to meet Him at His coming. . . . But many of those who profess to believe in Christ do not know God. They have only a surface religion. They do not love God; they do not study His character; therefore they do not know how to trust, how to look and live. They do not know what restful love is, or what it means to walk by faith. . . . They fail of understanding that it is their duty to receive, in order that they may enrich others. 76.1
The world by wisdom knows not God. Many have talked eloquently about Him, but their reasoning brings men no nearer to Him, because they themselves are not in vital connection with Him. Professing themselves to be wise, they become fools. Their knowledge of God is imperfect. 76.2
We cannot by searching find out God, but He has revealed Himself in His Son, who is the brightness of the Father’s glory and the express image of His person. If we desire a knowledge of God we must be Christlike. . . . Living a pure life through faith in Christ as a personal Saviour will bring to the believer a clearer, higher conception of God. 76.3
Christ is a perfect revelation of God. “No man hath seen God at any time,” He says; “the only begotten Son, which is in the bosom of the Father, he hath declared him.” Only by knowing Christ can we know God. And as we behold Him, we shall be changed into His image, prepared to meet Him at His coming. . . . 76.4
Now is the time to prepare for the coming of our Lord. Readiness to meet Him cannot be attained in a moment’s time. Preparatory to that solemn scene there must be vigilant waiting and watching, combined with earnest work. So God’s children glorify Him. Amid the busy scenes of life their voices will be heard speaking words of encouragement, hope, and faith. All they have and are is consecrated to the Master’s service. Thus they prepare to meet their Lord; and when He comes, they will say, with joy, “This is our God; we have waited for him, and he will save us. . . . We will be glad and rejoice in his salvation.” 76.5

March 10 – The Highest Kind of Meditation
Behold, what manner of love the Father hath bestowed upon us, that we should be called the sons of God. 1 John 3:1.
What love, what matchless love, that, sinners and aliens as we are, we may be brought back to God and adopted into His family! We may address Him by the endearing name, “Our Father.” . . . 77.1
All the paternal love which has come down from generation to generation through the channel of human hearts, all the springs of tenderness which have opened in the souls of men, are but as a tiny rill to the boundless ocean when compared with the infinite, exhaustless love of God. Tongue cannot utter it; pen cannot portray it. You may meditate upon it every day of your life; you may search the Scriptures diligently in order to understand it; you may summon every power and capability that God has given you, in the endeavour to comprehend the love and compassion of the heavenly Father; and yet there is an infinity beyond. You may study that love for ages; yet you can never fully comprehend the length and the breadth, the depth and the height, of the love of God in giving His Son to die for the world. Eternity itself can never fully reveal it. Yet as we study the Bible and meditate upon the life of Christ and the plan of redemption, these great themes will open to our understanding more and more. 77.2
Christ came to reveal God to the world as a God of love, full of mercy, tenderness, and compassion. 77.3
It would be well to spend a thoughtful hour each day reviewing the life of Christ from the manger to Calvary. We should take it point by point and let the imagination vividly grasp each scene, especially the closing ones of His earthly life. By thus contemplating His teachings and sufferings, and the infinite sacrifice made by Him for the redemption of the race, we may strengthen our faith, quicken our love, and become more deeply imbued with the spirit which sustained our Saviour. If we would be saved at last we must all learn the lesson of penitence and faith at the foot of the cross. . . . Everything noble and generous in man will respond to the contemplation of Christ upon the cross. 77.4

Leave a Reply