Tuduhan Kepada Gereja Advent Sebagai Bidat dan Mempunyai Ajaran Sesat

Tanggapan Terhadap Tulisan Sdr. Paul Hidayat, M.Th.

Pengantar Redaksi:

Baru-baru ini salah seorang pembaca setia WAO menyampaikan salinan dari satu media bernama Reformata ke Redaksi WAO di mana pada salinan tersebut terdapat satu tulisan dari Sdr. Paul Hidayat, M.Th., yang mengatakan bahwa Gereja Advent termasuk bidat dan mempunyai ajaran sesat.  Kami, Redaksi WAO, kemudian menyampaikan tulisan tersebut kepada Kontributor WAO, dalam hal ini Pdt. Dr. Jonathan Kuntaraf untuk direspon.  Berikut ini adalah respon tersebut.

Kepada Yth. Sdr. Redaksi Reformata,

Salam Sejahtera di dalam Yesus Kristus.

Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan kiriman e-mail dari seorang sahabat mengenai tulisan Sdr. Paul Hidayat M.Th, dalam Reformata Desember 2004, dengan judul, “Karena Ada Kekosongan Dalam Gereja Asal!” Saya merasa kaget saat membaca laporan utama tersebut yang menyebutkan bahwa Gereja Advent termasuk bidat, bahkan disebutkan mempunyai ajaran sesat. Oleh sebab majalah Reformata mempunyai semboyan untuk “Menyuarakan kebenaran dan keadilan,” maka saya mengharapkan agar kebenaran dapat dinyatakan, dan sanggahan kepada artikel tersebut dapat diperlakukan secara adil, sehingga pembaca tidak hanya membaca dari satu pihak saja. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih kepada Redaksi yang akan memuat jawaban saya ini dalam majalah Reformata.

Nah oleh sebab kita semua mencari kebenaran, majalah Reformata ingin untuk menyuarakan kebenaran, sebenarnya, apakah yang dimaksudkan dengan kebenaran? Alkitab sedikitnya memberikan tiga hal yang menjadi arti dari kebenaran, yaitu: Yesus adalah kebenaran (Yohanes 14:6), Firman Allah adalah kebenaran (Yohanes 17:17), dan Hukum Allah adalah kebenaran (Mazmur 119:30). Kami meyakini bahwa ukuran kebenaran bukanlah nama atau sekte gereja, atau bukanlah orangnya atau pendetanya yang datang di gereja; tetapi ajarannya yang sesuai dengan kebenaran. Jikalau gereja mengajarkan hal yang tidak sesuai dengan Yesus, Firman Allah atau Hukum Allah, maka padanya tidak ada kebenaran.

 

Sebab itu sebelum seseorang akan menghakimkan dan menyebarluaskan bahwa ajaran dari satu gereja itu sesat, kita harus menggunakan Alkitab sebagai dasar. Bila ternyata bertentangan dengan Yesus, Firman Allah dan Hukum Allah; maka kita boleh mengatakan ajaran itu sesat.

 

Hidayat mengatakan bahwa gereja Advent termasuk sesat menurut evaluasi teologisnya, dalam hal ini beliau menggunakan ukuran doktrin sentral. Beliau menjelaskan doktrin sentral tersebut dengan kata-kata, “Tiga doktrin utama yang sudah ada dari Perjanjian Baru menjadi ukuran kebenaran iman Kristen ialah pengakuan akan Ke-Allah-an dan kemanusiaan Yesus Kristus, Ketritunggalan Allah, dan keselamatan semata karena anugerah dalam karya penyelamatan Yesus Kristus.” Nah untuk jelasnya, saya ingin sampaikan bahwa dalam gereja Advent saat ini ada 27 doktrin dasar, Tentang Ketritunggalan Allah dalam doktrin dasar No. 2, Mengenai pengakuan akan Ke-Allah dan kemanusiaan Yesus terdapat dalam doktrin dasar No. 4, dan mengenai keselamatan semata karena anugrah, terdapat dalam doktrin dasar No. 10.

 

Marilah kita lihat ketiga doktrin dasar tersebut tersebut yang terdapat dalam Seventh-day Adventist Believe…27:

 

# 2. Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh mempercayai bahwa hanya ada satu Allah: Bapa, Anak dan Roh Kudus, kesatuan dari tiga oknum yang kekal. Allah itu baka, mahakuasa, mahatahu dan di atas segalanya, mahahadir. Ia mempunyai kepastian dan di luar jangkauan manusia untuk mengerti, namun Ia dapat diketahui dengan pernyataan Diri-Nya. Ia selamanya layak untuk disembah, dipuji dan dilayani oleh seluruh penciptaan.

 

# 4. Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh mempercayai “Allah Anak yang kekal telah menjelma dalam Yesus Kristus. Melalui Dia segala sesuatu diciptakan, tabiat Allah dinyatakan, keselamatan manusia tercapai dan dunia dihukumkan. Selamanya Dia adalah Allah, Dia juga menjadi manusia yang sebenarnya, Yesus Kristus. Dia dikandung oleh sebab Roh Kudus dan dilahirkan oleh perawan Maria. Dia hidup dan mengalami pencobaan sebagai manusia, Namun secara sempurna menjadi teladan dalam kebenaran dan kasih Allah. Melalui mujizat-Nya Dia menyatakan kuasa Allah dan menunjukkan sebagai Mesias yang dijanjikan. Dia menderita dan mati secara sukarela di kayu palang untuk dosa kita, telah dibangkitkan dari kematian dan naik ke surga. Dia akan datang kembali dalam kemuliaan-Nya untuk membebaskan umat-Nya dan untuk memperbaharui segala sesuatu.

 

# 10. Dalam kasih dan karunia-Nya yang tidak terhingga, Allah telah membuat Yesus, yang tidak mengenal dosa, menjadi berdosa, supaya di dalam Dia kita bisa mendapatkan kebenaran Allah. Dengan bimbingan Roh Kudus, kita akan dapat melihat kebutuhan kita, mengakui keadaan kita yang berdosa, mengakui pelanggaran kita, dan memiliki iman di dalam Yesus sebagai Tuhan dan Kristus, sebagai Juru Selamat dan Teladan kita. Iman yang menerima keselamatan datang melalui kuasa ilahi dari Firman Allah dan ini adalah karunia anugerah Allah. Melalui Kristus kita dapat dibenarkan, diangkat sebagai anak-anak Allah, dan dibebaskan dari perbudakan dosa. Melalui Roh Kudus kita dilahirkan kembali dan disucikan; Roh Kudus memperbaharui pikiran kita, menuliskan hukum kasih Allah dalam hati kita, dan kepada kita diberikan kuasa untuk menghidupkan hidup yang kudus. Bila kita bergantung kepada-Nya kita akan ambil bagian dalam sifat ilahi dan akan mendapatkan jaminan keselamatan saat ini dan di masa pehakiman.

 

Bila kita melihat ketiga dasar kepercayaan gereja Advent, jelas gereja Advent tidak termasuk dalam bidat atau mempunyai ajaran sesat. Hal ini juga yang menjadi kesimpulan dari Dr. Walter R. Martin dan Dr. Donald Grey Barnhouse. Pada tahun 1950-an, Dr. Walter Martin editor dari Eternity Magazine, dan dikenal sebagai pendiri dari Christian Research Institute, sedang mengumpulan bahan untuk menyusun buku Kingdom of Cults. Dia saat itu mengkatagorikan Gereja Advent sama seperti Mormon, Saksi Jehovah, Christian Science etc. Namun setelah dia meneliti lebih lanjut, membaca banyak buku tentang Advent dan mengadakan wawancara dengan ratusan orang, akhirnya dia menarik kesimpulan bahwa gereja MAHK bukanlah bidat. Sebab itu sebagai gantinya memasukkan Advent dalam buku The Kingdom of Cults, justru dia menulis buku, “The Truth about Seventh-day Adventism.” Kebenaran Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Dalam buku yang dicetak oleh Zondervan Publishing House (Grand Rapids, Michigann) pada tahun 1960 tersebut, ia menjelaskan secara mendetail untuk 248 halaman, dengan kesimpulan bahwa gereja Advent bukan bidat, tetapi salah satu denominasi dari gereja Kristen.

 

Kata sambutan dari buku tersebut diberikan oleh Dr. Donald Grey Barnhouse, pendiri dari Evangelical Ministries yang telah menulis 17 buku. Apakah yang dia tuliskan? Agar lebih jelas, saya tuliskan dalam bahasa aslinya, “As the result of our studies of Seventh-day Adventism, Walter Martin and I reached the conclusion that Seventh-day Adventists are a truly Christian group, rather than an antichristian cult. . . Let it be understood that we made only one claim; i.e, that those Seventh-day Adventists who follow the Lord in the same way as their leaders who have interpreted for us the doctrinal position of their church, are to be considered true members of the body of Christ.” (The Truth of Seventh-day Adventism, hal. 7).

 

Dua contoh tersebut menunjukkan bahwa pada tahun 1956, mereka yang telah mempelajari dengan mendalam akan ajaran gereja MAHK yang Alkitabiah, menarik kesimpulan bahwa gereja Advent bukanlah bidat, kalau begitu, tidak pantas dikatagorikan mempunyai ajaran yang sesat.

 

Memang di Indonesia masih beredar buku Etika Kristen tulisan Dr. Verkuijl, dan salah satu bukunya menyebutkan gereja Advent adalah bidat. Pada tahun 1977, saat saya mengambil program pasca sarjana di Andrews University Michigan, Dr. Verkuijl datang ke Andrews University, dan beliau merasa kagum melihat kemajuan pekerjaan MAHK sedunia sebagai denominasi Kekristenan, namun sayang beliau sudah meninggal sebelum merevisi bukunya. Namun bila kita mempelajari Alkitab dengan sebenarnya, kita akan menarik kesimpulan yang tepat. Saya sendiri berasal dari agama Budha, kemudian dibaptiskan dalam gereja GKI. Kemudian beralih ke Methodist, terus ke Pentakosta. Dan dalam proses mencari kebenaran, saya akhirnya menjadi anggota Masehi Advent Hari Ketujuh. Sekarang ini, sedikitnya dua pendeta gereja non-Advent yang menjadi Advent dalam setiap tahun di Amerika saja. Kami belum sebutkan ratusan dari seluruh dunia. Mengapa hal ini terjadi, Sdr. Hidayat benar, sebab “Adanya kekosongan dari gereja asal.” Namun bukan berarti gereja yang dimasuki adalah gereja sesat. Kembali, kita harus menguji setiap ajaran, apakah Alkitabiah atau tidak? Tujuan dari teologia adalah untuk menguji suatu ajaran; namun kita tidak boleh bias untuk mengatakan gereja asal itu benar, dan gereja yang muncul itu adalah sesat.

 

Sebenarnya Hidayat mengakui, “memang gerakan Advent tidak mengajarkan hal-hal yang menyimpang tentang doktrin sentral seperti Tritunggal, Ke-Allahan dan kemanusiaan Yesus Kristus dan keselamatan, namun…..” (kemudian Sdr Hidayat menyebutkan empat alasan yang kita akan bahas kemudian). Dari penjelasan tersebut, Hidayat tidak konsisten dengan tulisannya sendiri. Sementara beliau mengatakan tiga doktrin sentral, tetapi kalau untuk Advent, tidak cukup tiga doktrin sentral, harus dituntut lebih daripada itu, sampai dikatakan, “sesat.”

 

Sebenarnya bagi mereka yang mempelajari teologia dari berbagai denominasi Kekristenan, ada dua istilah yang biasa digunakan, yaitu: orthodoxy dan heterodoxy. Orthodoxy, perbedaan dalam doktrin sentral, sedangkan heterodoxy, perbedaan dalam doktrin lainnya. Bila ada perbedaan dalam doktrin lain, selama ada persamaan dalam doktrin sentral, maka gereja atau sekte atau denominasi tersebut disebut sebagai Kristen. Tetapi bila sudah ada perbedaan dalam doktrin sentral, maka baru disebutkan sebagai cult atau bidat. Nah dalam dasar tersebut, sangat disayangkan Hidayat sudah memasukkan gereja Advent dalam kelompok bidat, dan mengajarkan ajaran sesat, padahal tidak ada perbedaan dalam doktrin sentral.

 

Nah sekarang saya coba jawab argumentasi yang diberikan oleh Hidayat, dengan memberikan alasan mengapa sampai memasukkan gereja Advent dalam kelompok bidat, walaupun gereja Advent mempunyai doktrin sentral yang sama.

 

Untuk latar belakangnya, saya ingin mengatakan bahwa Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh tidak pernah menubuatkan waktu kedatangan Yesus, dan William Miller sendiri bukanlah anggota Masehi Advent Hari Ketujuh. William Miller mempelajari Alkitabnya dengan teliti, dan mendapatkan ayat Daniel 8:14 tentang nubuatan 2300 pagi dan petang, dan menarik kesimpulan bahwa Yesus akan datang pada akhir dari 2300 pagi dan petang; dan itu berakhir tanggal 22 Oktober 1844. Sebab itu sejak tahun 1831, dia mulai mengabarkan bahwa Yesus akan datang pada tanggal 22 Oktober 1844. Jumlah mereka yang percaya tersebut sekitar 100,000 orang. Namun waktu Yesus tidak datang pada tanggal tersebut, orang-orang kecewa. Namun ada kelompok kecil, sekitar 100 orang yang terus mendalami Alkitab, dan mereka mendapatkan kesalahan interpretasi dari William Miller. Mereka mendapatkan bahwa tanggal 22 Oktober bukanlah tanggal kedatangan Yesus kedua kali, tetapi tanggal Yesus memasuki Bilik yang mahakudus di surga. Kelompok ini terus berkembang, belajar Alkitab lebih lanjut, hingga sekarang mempunyai 27 doktrin dasar, dan mulai diorganisasi sebagai gereja pada tahun 1861. Dari kelompok yang hanya 100 orang ini, gereja MAHK sekarang memiliki sekitar 14 juta anggota, dan sekitar 20 juta yang ikut berbakti setiap hari kebaktian di seluruh dunia.

 

Nah sekarang kita akan coba melihat empat perkara yang menjadi keberatan bagi Hidayat untuk memasukkan gereja Advent dalam kelompok Kristen, menyebutkan Advent itu bidat dan mempunyai ajaran sesat. Empat hal tersebut adalah sebagai berikut:

 

Soal sumber otoritas. Hidayat menyebutkan gerakan Advent menjadikan Alkitab sebagai sumber otoritas, namun menempatkan ajaran para pelopor terutama Ellen G. White sebagai sumber otoritas lain di samping Alkitab. Untuk itu kita perlu melihat apa yang tertulis dalam doktrin dasar gereja MAHK.

 

# 1. “Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, adalah Firman Allah yang tertulis, diberikan dengan inspirasi ilahi melalui orang kudus Tuhan yang telah berbicara dan menuliskan saat mereka digerakkan oleh Roh Kudus. Dalam Firman-Nya, Allah telah memberikan kepada manusia pengetahuan yang penting bagi keselamatan manusia. Alkitab adalah pernyataan kehendak-Nya yang tidak pernah bersalah. Firman Allah ada ukuran tabiat, ujian pengalaman, pernyataan doktrin yang authoritative dan catatan yang dapat dipercaya dari tindakan Allah dalam sejarah.”

 

#17. “Salah satu karunia dari Roh Kudus adalah nubuatan. Karunia ini merupakan tanda yang jelas dari jemaat yang sisa dan dinyatakan dengan pelayanan Ellen G.White. Sebagai utusan Allah, tulisannya merupakan kelanjutan dan sumber autoritas dari kebenaran yang menyediakan hiburan, bimbingan, instruksi dan koreksi kepada jemaat. Tulisan Ellen G. White juga secara jelas mengatakan bahwa Alkitab adalah ukuran kebenaran di mana semua ajaran dan pengalaman harus diuji.”

 

Kedua dasar keyakinan tersebut menunjukkan bahwa Alkitab adalah sumber otorítas utama dalam jemaat MAHK. Namun jemaat Advent meyakini Ellen G. White mempunyai karunia rohani dalam bernubuat, tetapi tidak bisa tulisannya bertentangan dengan Alkitab. Berulang-ulang Ellen G. White menyebutkan bahwa tulisannya adalah “terang kecil,” yang membawa kita kepada terang yang besar yaitu Alkitab. Tulisannya membawa kita kepada Alkitab, membawa kita mengerti kepada Alkitab, dan menolong kita untuk mengaplikasikan Alkitab dalam hidup kita.

 

Hidayat menyebutkan bahwa umat Advent menerima ajaran Ellen G. White yang salah sekalipun. Apakah boleh saya tahu mana yang salah? Untuk 41 tahun saya menjadi seorang anggota Advent, dan melayani sebagai pendeta MAHK untuk 34 tahun yang terakhir ini, setiap hari membaca Alkitab dan tulisan Ellen G. White, dan belum mendapatkan satu tulisannya yang bertentangan dengan Alkitab. Kami menyadari bila seseorang mengakui memiliki khayal dari Tuhan, kita tidak boleh sembarangan mempercayainya. Itulah sebabnya kita harus uji. Alkitab memberikan sedikitnya empat ujian tersebut, yaitu: Ajarannya harus sesuai dengan kesaksian (Alkitab) – Yesaya 8:20; nubuatannya harus genap (Yeremia 28:9), dari buah kehidupannya kita mengenal dia (Matius 7:20), dan dia harus menerima Yesus sebagai yang berasal dari Allah Bapa, (1 Yohanes 4:1-3). Ternyata kami lihat Ellen G. White lulus dari ujian. Bukan hanya itu, tanda gereja di akhir zaman adalah mempunyai iman kepada Yesus dan menurut hukum Allah (Wahyu 14:12), mempunyai kesaksian Yesus dan menurut hukum Allah (Wahyu 12:17), dan kesaksian Yesus adalah Roh bernubuat (Wahyu 19:10). Dan umat Advent meyakini bahwa Ellen G. White sepenuhnya mendapatkan terang dari Tuhan. Walaupun Ellen G. White hanya berpendidikan sampai kelas 3 SD, namun bisa menulis sekitar 80 buku, 4500 artikel, dan 100,000 halaman; dalam berbagai pengetahuan, kesehatan, rumah tangga, pendidikan, penginjilan bahkan pertumbuhan gereja. Bagaimana seorang bisa buat ini kalau tidak mendapatkan inspirasi dari Tuhan?

 

Dengan terang dari Tuhan, mereka yang membaca tulisannya dan mengaplikasikan dalam hidup mereka mendapatkan berkat yang tidak terhingga. Misalnya dari 320 penelitian tentang orang Advent dalam 40 tahun yang terakhir, didapatkan bahwa mereka yang mengikuti ajaran Ellen G. White untuk memiliki pola hidup sehat, maka mereka bisa hidup 11-12 tahun lebih panjang. Hebat, bukan? Kehebatan tulisannya dapat dilihat dari cendikiawan dunia yang telah membaca tulisan Ellen G. White, walaupun mereka bukan Advent, misalnya kita ambil dua contoh saja, Dr. Florence Stratemeyer, dari Columbia University dan Dr. Clave McCay dari Cornell University.

 

“Recently the book Education by Ellen G. White has been brought to my attention. Written at the turn of the century (1903) this volume was more than fifty years ahead of its times. And I was surprised to learn that it was written by a woman with but three years of schooling. “The breadth and depth of its philosophy amazed me. Its concept of balanced education, harmonious development, and of thinking and acting on principle are advanced educational concepts….

 

“Mrs. White was concerned with the whole learner–the harmonious development of mental, physical, and spiritual powers….

“I am not surprised that members of the Seventh-day Adventist church hold the writings of Mrs. White in great respect and make them central in developing the educational programs in their schools,”

 

-Florence Stratemeyer, Ph.D.,  Professor of Education,  Teachers College, Columbia University.

 

Professor of Nutrition, Dr. Clive McCay of Cornell said; “How much better health the average American might enjoy if he but followed the teachings of Mrs. White.” See McCay’s articles in the Review and Herald for February 12, 19, and 26, 1959

 

Para professor tersebut bukanlah orang Advent, namun merasa kagum dengan tulisan dari seorang wanita berpendidikan kelas tiga SD, namun tulisannya sudah mendahului jaman. Misalnya, lebih dari 150 tahun lalu, sementara banyak orang merokok, dan menganggap tembakau adalah obat, Ellen G. White sudah katakan, “jangan gunakan tembakau.” Bukankah sekarang banyak gereja Kristen yang juga mengajarkan jangan merokok? Lama sebelum ilmu pengetahuan mendapatkan banyaknya bahaya daging sebagai salah satu penyebab kanker, Ellen G. White menyebutkannya. Bukankah ini berarti dia mendapatkan inspirasi dari Tuhan? Tidak heran tulisannya tersebar di seluruh dunia. Salah satu buku Ellen G. White, yaitu Steps To Christ, telah diterjemahkan dan dicetak dalam berbagai bahasa di dunia; lebih banyak dari penulis wanita manapun sepanjang zaman. Kalau Sdr. Hidayat berminat, saya bisa kirimkan buku-bukunya, dan Anda bisa menilai, apakah ada yang bertentangan dengan Alkitab. Justru semuanya menjunjung tinggi Alkitab.

 

Hidayat menyebutkan: “Gerakan Advent sesuai ajaran White mengganggap bahwa Kristus mengabil sifat manusia yang telah mengalami noda. Maksudnya bukan bahwa Kristus memiliki sifat manusia berdosa, tetapi ia mengambil sifat kemanusiaan yang telah dilemahkan oleh dosa.” Untuk mengerti ajaran Advent apakah Alkitabiah atau tidak, kita lihat apa yang Alkitab katakan:

 

  • Jesus adalah manusia 100%. Ia memiliki darah dan daging (Ibrani 2:14).
  • Dalam segala sesuatu, ia dijadikan seperti sesama manusia (Ibrani 2:17)
  • Tubuh dan pikiran-Nya mempunyai keadaan seperti manusia lain hingga Ia bisa lapar, haus, capek atau kuatir (Matius 4:2, Yohanes 19:28, 4:6, Matius 26:21; 8:24).
  • Ia dapat menyatakan belas kasihan, marah dan sedih (Mattius 9:36, Markus 3:5)
  • Kadang-kadang Dia merasa terganggu, dan bersedih sampai menangis (Matius 26:38, Yohanes 11:33, 25).
  • Ia berdoa dengan tangisan dan airmata, sampai berkeringat darah (Lukas 22:44).
  • Hidup yang berdoa menunjukkan ketergantungan kepada Allah (Matius 26:39-44)
  • Dia adalah Adam kedua, dan hidup seperti daging yang dikuasai dosa. Ayat lengkapnya kita lihat dalam Roma 8:3, “Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa. Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging.”
  • Keadaan Yesus itu lebih buruk dari keadaan Adam. Saat Adam diciptakan, belum ada dosa, dan ia hidup dalam taman Eden yang sempurna. Namun Yesus lahir di dunia, dalam keadaan tubuh manusia yang telah 4000 tahun setelah dosa. Sebab itu keadaan Yesus lebih gampang untuk berdosa daripada Adam, namun Yesus yang telah dicobai dalam segala hal, namun Ia tidak berdosa (Ibrani 4:15).

 

Jadi Sdr. Hidayat, Yesus yang telah mengambil sifat kemanusiaan yang telah dilemahkan akibat dosa adalah sesuai dengan Alkitab. Bahkan kita dapat lebih mengerti keluarbiasaan Yesus, yang walaupun telah mengambil sifat kemanusiaan yang yang telah dilemahkan oleh dosa, Yesus tidak berdosa, sebab Ia bergantung kepada Allah Bapa. Ia tidak pernah melanggar hukum. Ia patut menjadi teladan kita yang sempurna.

 

Mengenai dua tahap dari pengampunan dosa dan penghapusan dosa. Umat Advent meyakininya berdasarkan Alkitab. Ini merupakan penjelasan yang panjang yang bisa memakan beberapa halaman. Saya akan memberikan intinya dahulu. Kalau seandainya redaksi Reformata berminat agar saya jelaskan secara Alkitabiah mengenai hal ini, saya dapat memberikannya dengan sangat terperinci apa yang diajarkan oleh Alkitab. Sesuatu yang ajaib! Bila kita melihat bagaimana kegenapan nubuatan Alkitab dari buku Daniel, mengenai waktu kelahiran, kematian Yesus dijelaskan. Namun diperlukan waktu yang panjang untuk menjelaskannya.

 

Namun untuk ringkasannya, kita mengetahui apa yang terjadi dalam jaman perjanjian baru, telah dinubuatkan, ada yang disimbolkan dan kegenapan dari simbol tersebut. Misalnya orang Israel harus membawa korban pada tanggal 14 Abid (sekarang disebut bulan Nisan), Keluaran 12:6, dan kita mengetahui kegenapannya bahwa Yesus, Anak Domba Allah yang menjadi korban oleh sebab dosa kita, persis tanggal 14 bulan Nisan saat Dia mati di kayu palang.

 

Setiap orang berdosa di Israel, mereka harus membawa korban bakaran untuk pengampunan dosa. Namun Alkitab mengatakan sementara doa mereka diampuni, dosa itu tetap melengket di bait kudus. Penghapusan dosa sebenarnya terjadi satu sekali setahun pada hari grafirat (Imamat 16). Dengan demikian, sementara mereka telah mendapatkan pengampunan dosa, penghapusan dosa itu sendiri adalah terjadi saat hari grafirat yang terjadi satu tahun sekali. Ini adalah semua merupakan simbol kepada apa yang terjadi kemudian. Nah mempelajari buku Levi, Daniel, dan Ibrani akan membawa kepada kesimpulan tersebut. Apakah dewan redaksi bersedia untuk memasukkannya? Saya dapat siapkan.

 

Untuk point yang keempat, Hidayat menyebutkan bahwa, “tentang keselamatan gerakan Advent menerima bahwa manusia dibenarkan karena menerima Kristus. Kebenaran Kristus diperhitungkan kepada orang beriman sehingga ia dibenarkan. Hanya jaminan bahwa keselamatan itu kekal agaknya tidak diterima oleh gerakan Advent. Apabila seorang Kristen jatuh ke dalam dosa, dosa-dosanya yang lama akan kembali diperhitungkan. Dengan kata lain, keselamatan akan hilang. Bila demikian, tidak jelas bahwa keselamatan sepenuhnya adalah karena anugerah Allah dalam Kristus.” Dari keterangan Hidayat, saya dapat melihat bahwa beliau mempunyai faham, “once saved, always saved.” Jemaat Advent meyakini bahwa keselamatan adalah datang dari Tuhan, dan merupakan anugerah Allah dalam hidup kita (Epesus 2:8, 9). Keselamatan bukanlah perbuatan kita. Ini adalah anugerah Allah. Namun manusia mempunyai pilihan, apakah akan menerima keselamatan atau tidak. Kita bisa mendapatkan keselamatan dengan percaya kepada-Nya (Yohanes 3:16), kita bisa mendapat hidup kekal bila kita mengenal akan Allah (Yohanes 17:3), namun jangan lupa; mereka yang telah memiliki keselamatan dari Kristus harus mempertahankan keselamatannya. Kita harus tetap tinggal di dalam Dia agar kita bisa berbuah banyak (Yohanes 15:3-5). Hasil persekutuan dengan Yesuslah yang menyebabkan kita akan menurut hukum-hukum-Nya. Sebab Yesus sendiri yang berkata, “Jikalau engkau mengasihi Aku, engkau akan menurut segala hukum-Ku” (Yohanes 14:15). Sebab iman tanpa perbuatan itu kosong (Yakobus 2:20).

 

Oleh sebab umat Advent mengajarkan hukum Allah, banyak yang menganggap bahwa kita diselamatkan oleh sebab hukum Allah. Tidak! Oleh sebab manusia telah berdosa, dan dosa adalah pelanggaran hukum (1 Yohanes 3:4), setelah menerima Yesus, yang merupakan anugerah Allah, kita patut menurut hukum-Nya. Kita patut mengetahui hukum Allah karena oleh sebab hukum, kita mengenal dosa (Roma 3:20). Nah, orang yang telah mengenal Yesus, dengan kuasa Kristus, dia patut mempertahankan keselamatannya, sebab Yesus sendiri berkata, “Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahan akan selamat” (Matius 24:13). Bukankah ini jelas secara Alkitabiah bahwa orang Kristen yang akan mendapatkan keselamatan adalah orang Kristen yang bertahan sampai kesudahan? Satu tragedi di akhir zaman justru adalah yang Yesus katakan dalam Matius 7:21-23, “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! Akan masuk ke dalam kerajaan Surga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan.” Jelas bukan bahwa memanggil Yesus sebagai Tuhan tidaklah cukup? Kita harus melakukan kehendak Bapa yang di surga. Dan bukankah kehendak Bapa itu dinyatakan di dalam hukum-Nya?

 

Mengenai keterangan orang Advent yang mengatakan: “Apabila seorang Kristen jatuh ke dalam dosa, dosa-dosanya yang lama akan kembali diperhitungkan” harus dilihat dari konteksnya bagaimana. Salah satu perumpamaan Yesus yang sangat menjelaskan hal ini adalah dalam Matius 18:23-35, bagaimana seorang hamba berhutang 10,000 talenta kepada raja dan minta ampun; maka hutangnya dihapuskan. Dia bebas, tetapi waktu dia bertemu dengan seorang yang berhutang hanya 100 dinar, dia berkata, “Bayar hutangmu!” Saat raja itu mendengar hal itu, dia marah dan berkata, “Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku? Bukankah engkau pun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihi engkau.?” Perumpamaan ini jelas menunjukkan bahwa pengampunan dari Tuhan itu adalah gratis. Tuhan ampuni segala dosa kita dengan cuma-cuma. Namun, kepada kita yang telah diampuni dosanya, maka diharapkan kita siap mengampuni orang lain. Kalau kita tidak mengampuni orang lain, maka pengampunan semula itu jadi batal. Ini jelas dikatakan oleh Yesus. Bukankah kata-kata Yesus adalah kebenaran?

 

Dengan penjelasan di atas, saya harapkan Sdr. Hidayat dapat mengerti bagaimana umat Advent yang ingin tetap meneruskan perjuangan Martin Luther, dengan mempertahankan prinsip “sola scriptura, sola fide dan priesthood of all believers.” Yang saya tidak mengerti ialah bila kita mau tetap mempertahankan kebenaran, tetapi kita justru disebut sesat? Misalnya Sdr. Hidayat mempertanyakan umat Advent sebab memelihara hari Sabat. Memangnya mana yang lebih Alkitabiah, atau dengan evaluasi teologis yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, hari Minggu atau hari Sabat? Dalam hal ini saya ingin sampaikan bahwa gereja Advent tidak pernah mengajarkan bahwa kita akan selamat oleh sebab pelihara hari Sabat. Tidak! Sabat tidak menyelamatkan kita. Namun kami meyakini sebagai umat Tuhan, kita patut mengikuti teladan Yesus dan perintah Allah. Dan tanda umat Tuhan di akhir zaman adalah umat yang memelihara hukum Allah (Wahyu 12:17, 14:12). Bukankah hari Sabat termasuk hukum Allah?

 

Pertanyaan saya kepada Sdr. Hidayat, bukankah Yesus yang menciptakan dunia (Yohanes 1:1-3, 14), kalau begitu Yesus yang berhenti hari Sabat (Kejadian 2:1-3), dan memberikan 10 hukum, termasuk hari Sabat (Keluaran 20:8-11)? Bahkan Dia adalah Tuhan akan hari Sabat (Markus 2:28, 29)? Yesus sendiri pelihara hari Sabat saat di dunia ini (Lukas 4:16), para Rasul juga pelihara hari Sabat (Kisah 13:14, 17:2; 16:13, 18:4). Bukan hanya itu, bukankah kita juga akan pelihara hari Sabat di surga? (Yesaya 66:22, 23). Bukankah Yesus itu tidak berubah? (Ibrani 13:8). Apakah Allah itu adil bila Dia merubah hari kebaktian tanpa memberi tahu kepada manusia?

 

Sebagian mengatakan bahwa kita harus pelihara kebangkitan, tetapi apakah ada perintah untuk itu? Bukankah kita harus menurut kepada Tuhan lebih daripada manusia (Kasih 5:29). Hanya ada 9 ayat dalam Alkitab yang menyebutkan hari Minggu, tetapi tidak ada satu pun yang mengatakan perintah perbaktian hari Minggu. Misalnya 1 Korintus 16:2, berbicara menyisihkan dana di rumah masing-masing, bukan memberikan persembahan di gereja. Atau ada yang salah mengerti dengan Kolose 2:16, sebab dikatakan digenapkan di dalam Kristus. Tetapi bukankah yang digenapi di dalam Yesus adalah yang ada sesudah dosa? Manusia jatuh dalam dosa, perlu Juru Selamat, dan sebelum Juru Selamat datang, diberikan lambang. Dan kita dapatkan banyak upacara, atau hari Sabat orang Yahudi (Imamat 23), tetapi Hari Sabat hari Ketujuh sudah ada sebelum dosa (Kejadian 2:1-3); kalau begitu tidak termasuk di dalam Kolose 2:16?

 

Namun kami ingin sampaikan bahwa keselamatan kita adalah oleh sebab anugerah Allah, bukan oleh sebab perbuatan. Namun orang yang telah diselamatkan patut untuk menurut hukum Allah, termasuk di dalamnya hari Sabat. Bila seorang Kristen tidak boleh membunuh atau mencuri sebab tertulis dalam hukum Allah, mengapa kita meremehkan hari Sabat? Bukankah hari Sabat juga termasuk dalam 10 perintah Allah? Hukum tersebut mengatakan secara jelas, bukan sembarangan hari, tetapi hari yang ketujuh (Keluaran 20:10). Kalau Tuhan mengatakan, “Ingatlah akan hari Sabat…(Keluaran 20:8), artinya “jangan lupa” mengapakah kita melupakannya?

 

Dengan penjelasan ini saya harapkan Sdr. Hidayat mendapatkan gambaran secara teologis bahwa ajaran umat Advent adalah sesuai dengan Alkitab, bukan hanya dalam doktrin sentral, tetapi juga dalam doktrin lainnya. Nah oleh sebab Sdr. Hidayat sempat mengatakan bahwa ajaran Advent itu sesat. Apakah ini adalah pandangan pribadi atau secara gereja, pandangan itu sudah dinyatakan dan disebarluaskan ke seluruh Indonesia melalui majalah Reformata, bahkan sampai ke Amerika, sebab saya menerimanya di Washington DC, maka tulisan tersebut merupakan pencemaran nama baik dari satu gereja, yang berbadan hukum di Indonesia. Sebab itu, sebagai saudara di dalam Kristus, saya memohonkan agar Sdr. Hidayat akan mencabut tulisan tersebut, dengan pernyataan permintaan maaf. Sebagai saudara seiman, kami akan memaafkannya. Untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih.

 

Saudara di dalam Yesus,

Jonathan Kuntaraf, D.Min.

Cat.

(Copy dari Warta Advent Online Edisi 26)

 

28 thoughts on “Tuduhan Kepada Gereja Advent Sebagai Bidat dan Mempunyai Ajaran Sesat

  1. Sekilas info, Saat kapanpun KeilahianYesusKristus juga RohKudus bisa disebut Allah, (hanya jika berdasarkan KualitasKeilahian)

    Demikian juga saat kapanpun Yesus juga RohKudus bisa disebut Utusan, (hanya jika berdasarkan “selain” dalam hal KualitasKeilahian.

    14:13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.
    14:14 Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”
    +++
    16:26 Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa,
    16:27 sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Allah.
    (Sebutan Tuhan sebenarnya tidak ditujukan pada Manusia Yesus, tapi pada KualitasAllah yang terkandung dalam KeilahianYesus)

    5:3 Tetapi Petrus berkata: “Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?
    5:4 Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah.”
    +++
    13:2 Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.”
    ===

    Qs 11:37 Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim itu; sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.
    Qs 21:29 Dan barangsiapa di antara mereka, mengatakan: “Sesungguhnya Aku adalah tuhan selain daripada Allah,” maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahannam, demikian Kami memberikan pembalasan kepada orang-orang zalim
    Qs 29:8 Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
    Qs 70:40 Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.

    3:22 Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”

    28:17 Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.
    28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

    5:13 Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: “Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!”
    5:14 Dan keempat makhluk itu berkata: “Amin”. Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah.
    ***
    21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.


    8:2 Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.”
    8:3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.

    9:18 Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: “Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup.”
    9:19 Lalu Yesus pun bangunlah dan mengikuti orang itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.

    28:5 Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: “Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.
    28:6 Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.
    28:7 Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu.”
    28:8 Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.
    28:9 Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
    28:10 Maka kata Yesus kepada mereka: “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.”

    1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,
    1:18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
    1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.

    1:6 dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, — bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.
    1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.
    1:8 “Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”

  2. Sekilas Info II Sam 7:14 Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. Apabila ia melakukan kesalahan, maka Aku akan menghukum dia dengan rotan yang dipakai orang dan dengan pukulan yang diberikan anak-anak manusia. Yer 46:28 Maka engkau, janganlah takut, hai hamba-Ku Yakub, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku menyertai engkau: segala bangsa yang ke antaranya engkau Kuceraiberaikan akan Kuhabiskan, tetapi engkau ini tidak akan Kuhabiskan. Aku akan menghajar engkau menurut hukum, tetapi Aku sama sekali tidak memandang engkau tak bersalah.” Why 3:19 Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! Kis 10:45 Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga, Mat 11:27 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya. 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Mat 10:22 Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. Why 3:11 Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu. Why 2:10 Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan. Yak 1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. Mat 16:25 Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya. Mat 13:49 Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar, 13:50 lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.

  3. Sekilas Info Yes 3:18, Mat 12:36, Ams 24:17-18, Mat 18:10, Mat 25:41-46, Mat 6:14-15, Bil 14:18, Yes 40:2, Ayb 13:26, II Sam 7:14, Yer 46:28, Wah 3:19, Kis 10:45, Mat 11:27-29, Mat 10:22, Wah 3:11, Wah 2:10, Yak 1:12, Mat 16:25, Mat 13:49-50.

  4. Sekilas Info Yes 3:18 Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Engkau pasti dihukum mati! — dan engkau tidak memperingatkan dia atau tidak berkata apa-apa untuk memperingatkan orang jahat itu dari hidupnya yang jahat, supaya ia tetap hidup, orang jahat itu akan mati dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari padamu. Mat 12:36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. Ams 24:17 Jangan bersukacita kalau musuhmu jatuh, jangan hatimu beria-ria kalau ia terperosok, 24:18 supaya TUHAN tidak melihatnya dan menganggapnya jahat, lalu memalingkan murkanya dari pada orang itu. Mat 18:10 Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga. Mat 25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya. 25:42 Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum; 25:43 ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku. 25:44 Lalu mereka pun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau? 25:45 Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku. 25:46 Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.” Mat 6:14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. 6:15 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”Bil 14:18 TUHAN itu berpanjangan sabar dan kasih setia-Nya berlimpah-limpah, Ia mengampuni kesalahan dan pelanggaran, tetapi sekali-kali tidak membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, bahkan Ia membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat. Yes 40:2 tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni, sebab ia telah menerima hukuman dari tangan TUHAN dua kali lipat karena segala dosanya. Ayb 13:26 Sebab Engkau menulis hal-hal yang pahit terhadap aku dan menghukum aku karena kesalahan pada masa mudaku;

  5. Ikutilah Alkitab bukan ajaran atau aturan Gereja atw aturan seseorang yg berkuasa, kr kebenaran ada dalam kitab suci, Kitab
    suci adalah standar kebenaran jika tidak sesuai dengan kitab berarti tidak benar, simple aj sebenarnya.

  6. Saya meyakini bahwa umat yang terpilih adalah umat dari golongan minoritas. Bukan dari kalangan yang berkoar2. Bukan dari kalangan yang ketika beribadah seperti ada konser klasik berisi emosional yang sebenarnya tidak di anggap suci oleh Tuhan Yesus Kristus. Bukan dari kalangan yang sebentar2 bisa bangun gereja di ruko2 atau di function hall di mall2 atau building2. Yang sebentar2 tutup karena kekurangan support dari jemaat karena jemaatnya pindah ke gereja yang lebih super lagi. Menyuarakan kasih Kristus namun para pelayan nya setelah ibadah mereka merayakan ritual duniawi. Wah begitu jelas kepalsuannya dimana pembicaranya hanya sekedar lucu2an ketika khotba. Membuat orang datang hanya untuk menangis dan tertawa karna dibuat nyaman didalamnya. Ketika perjamuan kudus saya tidak melihat ada kekusyukan dan kehadiran roh kudus. Sungguh ironis orang2 yang bergantung pada ajaran tersebut. Saudara kami sebagai orang Advent mengerti dan menyadari bahwa kami akan ditolak.,kami akan dibuang dan bahkan akan daniaya ketika harinya nanti. Apakah kami gentar? Tak ada gentar yang cukup berarti buat kami karena kami percaya bahwa umat terpilih bukan ada dijalur yang membahagiakan selama masih berdiri didunia yang gelap ini. Sudara Hidayat mengenal Kristus bukan hanya sekedar tau dan mengerti kasih Nya. Namun memahami apa yang Dia kehendaki demi Keselamatan jiwa anda dan saya. Terpujilah nama Tuhan Yesu Kristus

  7. Saya seorang Yang percaya pada Alkitab sebagai satu-satunya dasar yang bisa mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan & mendidik orang dalam kebenaran. Pelajarilah Alkitab seperti yang belum pernah anda lakukan sebelumnya. Berdoalah seperti yang belum pernah anda lakukan sebelumnya. Dan dengan pertolongan Roh Kudus, takkan ada seoranpun yang akan gagal memahami kebenaran Alkitab yang berkuasa untuk menyelamatkan hidup seseorang. Jika saudara-saudar seorang kristen yang belajar Alkitab, dari buah-buah nya akan kelihatan. Renungkanlah dengan bijak ayat ini, 1 Yohanes 2 : 6 “Jadi barangsiapa mengatakan bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.” Seperti apa kehidupan Yesus itu? Seperti apakah cara Ia berbicara? Seperti apa cara Ia memperlakukan sesamanya manusia? Seperti apakah cara berfikirnya?… dll

    Tanyalah hal itu kepada diri anda. Setiap hari saya tanyakan hal ini ke diri saya dan merenungkannya. Apakah anda seorang pelajar Alkitab yang setia, dan seorang yang suka berdoa???

    Kalau anda melakukan 2 hal tersebut, maka Roh Kudus sementara menuntun anda dan akan menyatakan apa itu kebenaran kepada kita semua yang datang kepadanya dengan rendah hati, dan mau bertobat serta rela diajar oleh Roh Kudus. Amin!!

  8. Saya Kristen Advent. Dari Lahir saya Advent dan sampai mati saya akan menganut agama Advent. Saya sudah hampir 3 tahun tidak pernah menginjakkan kaki ke greja. Entah di bilang murtad atau apa saya tidak peduli. Saya hanya berdoa setiap hari saat saya makan tidur pergi dan bangun tidur. Saya tidak membaca alkitab semenjak SD. Saya pernah sakit hati. Tapi saya tidak akan menghianati Tuhan saya. Allah adalah satu2nya Pencipta. Dan pada intinya yg saya ambil skg adalah Agama itu dari dalam hati saya. Saya akan belajar sendiri tanpa harus di pengaruhi hal yg buruk. Karena saya yakin pada dasarnya semua agama yg benar mengajarkan KASIH SAYANG kepada SEMUA UMAT MANUSIA. bukan hanya islam ,kristen, dan agama lain tapi SEMUA UMAT MANUSIA TANPA TERKECUALI. My religion is KINDNESS. gak ada guna berdebat agama. Gak ada agama yg benar di dunia ini kecuali ALLAH itu sendiri.

  9. Untuk Hellen. Saya sarankan untuk.milih yang yang terbaik.menurut anda. Jadi tujuan ke Advent apa? Mau cari kebenaran atau hanya pembanding saja.

  10. “namun ia tidak berdosa” itu artinya Dia tidak melakukan dosa walaupun Dia dicobai..

  11. saran saya : jika saudara ingin mengetahui lebih jelas dan benar atau tidak, benarnya. kita perlu melihat sejarah dan melakukan perbandingan – perbandingan, agar kita mengetahui kebenaran yang sesungguhnya. mau hari apa kah beribadah, ingat jangan pernah menyangkal kristus. percuma di perdebatkan sementara kita manusia yang berdosa, bukan seperti nabi yang menjadi perantara Allah mendapat nubuattan, masalah kedatangan Tuhan tidak ada yang dapat mengetahui. yang paling penting adalah kita setia sampai Tuhan berkenan, agar kita layak mendapat keselamatan. sekarang dan sampai kedatangan Tuhan yang ke dua kali. yaitu yesus kristus yang akan menghakimi setiap orang. ingatlah saling menguatkan. sadar bangunlah saudara, agar kita tidak jatuh dalam pencobaan.. mari bersatu di dalam kristus, waspada karna banyak orang di dunia semakin jahat, dan memang benar kedatangan Tuhan sudah dekat. bertobatlah jika anda kurang bertobat (matius 3:2).

    trima kasih kiranya Tuhan yesus memeberkati saudara sekalian.

  12. Yesus juga pernah dituduh melakukan mujizat guna kuasa iblis oleh Iman Yehudi, namun Yesus tetap menerus kebenaran. Saya byk belajar ttg agama katolik, Anglika, SIB, Jehova, Islam , namun GMHK yg memang LUAR BIASA kerana byk terdapat kebenaran yg org sembunyikan(hide) atau tidak mahu dipatuhi. Gereja ini membuka mata dan fikiran bgi mereka yg mahu mencari kebenaran. Doa kita agar roh kudus berkerja bg mereka yg ikhlas mencari kebenaran. Ingat, Jesus mengetuk pintu hatimu mengikut jalan yg benar.

  13. Dihadapan TUHAN kita semua adalah anak2NYA, tidak ada yang lebih baik satu dari yang lain.
    Yang IA kehendaki adalah pengenalan akan DIA karena itu marilah kita semua masuk dalam pemuridtan untuk mengenalNYA dengan benar dalam pimpinanNYA =Roh Kudus=FIRMAN=AllAH
    Tuhan Yesus selalu mengatakan ada tertulis sebagai dasar kebenaran demikian juga kita anak2NYA terimakasih.

  14. Saya selalu datang berbakti di gereja Advent, sekalipun saya bukan Advent, dan hari Minggu saya beribadah di Greja saya. Yg menjadi pertanyaan disini, Pdt Advent kalau berkhotbah atau buat seminar selalu masalah Sabbath & makanan, jarang Dan sangat jarang sekali saya mendengar mengenai penguatan Iman atau lebih intim lagi dengan Tuhan Yesus. Dan yg paling mengganggu adalah selalu mencela agama kristen dengan beribadah hari Minggu? & saya pernah melihat salah satu YouTube dimana tema bahasan hanya mencela agama Kristen dengan worship & penyembahannya??? Sementara Greja saya sendiri tidak pernah menyela atau menyebut
    Agama apapun, Apakah itu baik untuk membangun Iman seseorang? Penghakiman itu Tuhan Yesus punya. Terima kasih.

  15. @racogames com. bukan penulis ts yg tdk konsisten tpi pertanyaan anda yg anda sendiri blm mempelajarinya. bahkan mnkn anda tdk. mengerti oleh sebab itu sy mengajak anda utk merenungkan pertanyaan anda

  16. mungkinkah anda yg belum. meneliti dan mengoreksi pertanyaan anda. silahkan dipikirkan

  17. Saya hamba Tuhan namun bukan dari Advent, saat ini saya sering sedih melihat fenomena justru hamba hamba Tuhan saling menuduh ajaran lain menyesatkan dan hanya ajaran sendiri paling benar… ini yang membuat jemaat jadi bingung, mari semua denominasi bersatu… bukankah kita satu tubuh?

  18. kondisi tuduhan akan selalu hadir untuk mengaburkan pengajaran yang benar-benar berdasar pada “APA KATA FIRMAN TUHAN”. sebagai contoh golongan farisi telah menganggap diri mereka benar dan suci dari orang2 yahudi lainnya sementara tanpa mereka sadari, mereka telah menambal firman Allah dengan tafsiran dan aturan mereka sendiri. tambalan itu telah membungkus semua perintah Allah. bahkan mereka telah menganggap dan mengajarkan bahwa tambalan aturan tambahan yang mereka taruh itu juga adalah firman Allah. ketika Tuhan Yesus datang, IA menarik dan mengangkat semua yang menempel pada firmanNya, dan membuangnya agar firman Allah yang sebenarnya bisa jelas kelihatan. lalu orang2 farisi datang dan menghasut orang banyak dengan mengatakan bahwa Yesus merombak hukum taurat dan hukum musa. dan oleh alasan itu pula mereka beriktiar untuk membunuh Yesus.

    biarlah tuduhan dan fitnah menyaringkan suaranya. namun kebenaran tetaplah dikumandangkan. makanya GMAHK supaya tidak di katakan cult atau bidat, jangan sekali2 mengangkat dogma kafir untuk di bawa kedalam gereja dan di jadikan ajaran.

  19. Pada tanggal 30 September 2013, anggota Gereja Advent yang dibaptis berjumlah 18.028.769 orang. Dalam dekade terakhir, sekitar satu juta orang per tahun bergabung dengan gereja Advent, melalui pembaptisan dan pengakuan iman. Gereja Advent adalah salah satu organisasi keagamaan yang paling cepat berkembang di dunia. Perkembangan Gereja ini terutama terjadi di negara-negara berkembang. Menurut laporan resmi Gereja Advent, keanggotaan gereja sekitar 1 juta orang antara tahun 1955 dan 1961, dan mencapai 5 juta orang pada 1986. Pada awal abad ke-21 Gereja ini memiliki keanggotaan 10 juta orang yang berkembang menjadi 14 juta orang pada tahun 2005, dan 16 juta orang pada tahun 2009. Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa saat ini lebih dari 25 juta orang berbakti secara rutin setiap hari Sabat di Gereja Advent di seluruh dunia. Gereja Advent telah memasuki 202 dari 230 negara dan wilayah yang diakui oleh PBB, sehingga Gereja ini mungkin adalah “denominasi Protestan yang paling luas penyebarannya di dunia”.

    G. Jeffrey MacDonald, pemenang penghargaan reporter keagamaan dan penulis Thieves in the Temple, melaporkan bahwa Gereja Advent adalah gereja yang paling cepat perkembangannya di Amerika Serikat. “Data yang baru dirilis menunjukkan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh bertumbuh sebesar 2,5% di Amerika Utara, pada saat yang sama Gereja Baptis dan denominasi gereja besar lain, serta kelompok-kelompok gereja lainnya menurun.”

  20. Terima kasih banyak, dan sangat setuju, ulasan Pdt Kuntaraf, Gereja Advent bukan Bidat dan bukan ajaran sesat, tetapi doktrinnya sangat sesuai dengan Alkitab, Keluarga kami dari Desa Sihotang Samosir, oleh bimbingan anggota Advent dari Simbolon, dan di tuntun oleh roh kudus, kami telah memerima dan lebih memahami isi kebenaran firman Allah, lebih jelas, sudah ada berdiri gereja Advent di Desa Sihotang, dengan pertolongan Tuhan akan setia menurut hukum Allah dan Iman kepada Isa Almasih (Yesus Kristus)

  21. #10 dikutip dari 2 korintus 5:21 yang artinya “menanggung dosa”, lihat berbagai versi Alkitab dibawah ini:

    TB (1974) ©
    2Kor 5:21
    Dia yang tidak mengenal dosa v telah dibuat-Nya menjadi dosa 1 karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah 2 . w
    AYT Draft
    Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita supaya kita dibenarkan Allah di dalam Dia. [[DRAFT AYT]]
    TL (1954) ©
    2Kor 5:21
    Maka Ia, yang tiada mengenal dosa, telah dijadikan-Nya dosa ganti kita, supaya kita ini akan menjadi kebenaran Allah di dalam Dia.
    BIS (1985) ©
    2Kor 5:21
    Kristus tidak berdosa, tetapi Allah membuat Dia menanggung dosa kita, supaya kita berbaik kembali dengan Allah karena bersatu dengan Kristus.
    MILT (2008)
    Sebab, Dia yang tidak mengenal dosa, demi kita Dia telah menjadi dosa, supaya kita dapat menjadi kebenaran Allah di dalam Dia.
    Shellabear 2000 (2000)
    Al Masih yang tidak mengenal dosa, sudah dijadikan Allah sebagai penanggung dosa karena kita, supaya di dalam Dia, kita menjadi benar di hadapan Allah.

  22. # 10. Dalam kasih dan karunia-Nya yang tidak terhingga, Allah telah membuat Yesus, yang tidak mengenal dosa, menjadi berdosa……bandingkan….
    namun Yesus yang telah dicobai dalam segala hal, namun Ia tidak berdosa (Ibrani 4:15).
    tidak konsisten anda…….

Leave a Reply