Ujian Terbesar

July 15, 2017 - Soundcloud Sam

Kisah ini terjadi pada waktu perang dunia kedua. Tentara AS dan Inggris sedang dilatih untuk menjadi mata-mata, baik untuk musuh maupun untuk memata-matai sekutu sendiri (kontraspionase). Mereka melalui pelatihan yang sangat keras, para komandan benar-benar mencoba untuk mengubah identitas mereka. Tentara-tentara ini harus berubah menjadi tentara German.
Tibalah ujian akhir yang akan menentukan apakah mereka akan lulus atau dipulangkan. Mereka dibawa kedalam hutan diatas gunung, disana mereka seharian dilatih berbaris, berlari dan menembak hingga larut malam sehingga harus menginap. Dengan kondisi tubuh yang sangat lelah, mereka diizinkan untuk beristirahat di dalam tenda besar. Tiba-tiba ditengah malam, cahaya yang sangat terang dan menyilaukan menerpa muka mereka. Terdengar seseorang membentak dengan suara keras dan kasar sambil berteriak, “Siapa kamu?” Mereka menjawab: “Saya Henry Smith.” “Dari mana kamu?” “Canada.” “Mau kemana kamu?” “Saya mau pulang ke rumah Mama.” Keesokan harinya mereka yang menjawab seperti itu, langsung dipulangkan ke rumah Mama. Namun diantara jawaban-jawaban tersebut, terdengar sebuah jawaban, “Mein Namen ist Heinrich Schmidt.” “Where are you from?” “Hamburg.” “Where are you going?” “Frankfurt.” Tentara inilah yang dinyatakan lulus dan yang kemudian dikirimkan ke Frankfurt keesokan harinya.
Akan tiba satu hari, sebuah cahaya penyiksaan akan menyinari wajah kita, sesuai dengan nubuatan peristiwa-peristiwa akhir zaman, kita akan bergetar, kaget, bingung dan takut, lalu terdengar seseorang berteriak dengan lantang, “Siapa kamu?” Jika kita rajin membaca firman-Nya dan hidup penuh dengan penyerahan dan rajin melakukan kehendak-Nya, kita akan mengingat pengalaman hidup kita bersama Yesus termasuk segala sesuatu yang telah Ia lakukan kepada kita, maka kita akan menjawab, “Saya pengikut Yesus.” “Dari mana kamu?” “Saya hanyalah orang asing dan pengembara di dunia ini.” “Mau kemana kamu?” “Saya akan pergi ke sebuah kota yang memiliki fondasi, dimana pendirinya adalah Yesus.”
Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu–yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api–sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya. 1 Petrus 1:7

Leave a Reply