Umat Allah Dibebaskan

September 28, 2013 - Ellen G. White

Sungguh, beginilah firman Tuhan: “Tawanan pahlawanpun dapat direbut kembali, dan jarahan orang gagah dapat lolos, sebab Aku sendiri akan melawan orang yang melawan engkau dan Aku sendiri akan menyelamatkan anak-anakmu. Yesaya 49:25.

Bilamana perlindungan hukum manusiawi akan ditarik dari orang-orang yang menghormati hukum Allah, maka akan ada di berbagai benua, sebuah gerakan serentak untuk menghancurkan mereka. Begitu waktu yang ditentukan dalam undang-undang itu mendekat, maka orang-orang akan bersekongkol untuk menyingkirkan sekte yang dibenci ini. Akan dilancarkan sebuah pukulan yang menentukan pada suatu malam, yang akan sungguh-sungguh mendiamkan perbedaan pendapat dan teguran. 278.1
Umat Allah—sebagian di dalam sel penjara, sebagian lagi bersembunyi di tempat-tempat sunyi di hutan-hutan dan gunung-gunung—tetap memohon untuk perlindungan ilahi, sementara di setiap markas angkatan bersenjata yang diarahkan oleh para malaikat jahat, umat Allah itu disiapkan untuk dibunuh. Inilah saatnya, dalam masa keadaan yang sungguh di luar batas, bahwa Allah Israel akan campur tangan untuk membebaskan orang-orang pilihanNya.…. 278.2
Dengan sorak sorai kemenangan, cemooh dan kutukan, kerumunan orang-orang jahat hendak bergegas-gegas menelan mangsanya, ketika, lihat, sebuah kegelapan pekat yang lebih gelap dari gelapnya malam, menimpa bumi. Selanjutnya sebuah pelangi yang bersinar dengan kemuliaan dari tahta Allah, merentang di langit dan terlihat mengitari setiap rombongan umat yang berdoa. Kerumunan yang marah itu tiba-tiba tertahan. Teriakan-teriakan mereka yang mengejek segera lenyap. Sasaran pembunuhan mereka terlupakan. Dengan firasat-firasat yang penuh ketakutan mereka menatap pada lambang perjanjian Allah dan lama terlindung dari cahayanya yang terlalu kuat. 278.3
Demi umat Allah itu terdengarlah sebuah suara yang jelas dan merdu mengatakan, “Lihatlah,” dan dengan mengangkat mata mereka ke langit, mereka melihat pelangi perjanjian itu. Awan-awan yang hitam dan marah yang menutupi langit itu dipisahkan, dan seperti Stefanus mereka pun menatap dengan tegar ke dalam surga dan melihat kemuliaan Allah dan Anak Manusia itu duduk di atas tahtaNya. 278.4
Sementara seluruh dunia tercampak dalam kegelapan, akan ada terang di setiap tempat hunian orang-orang kudus. Mereka akan mendapat cahaya pertama dari kemunculanNya yang kedua. 278.5

September 27 – God’s People Delivered
Thus saith the Lord, Even the captives of the mighty shall be taken away, and the prey of the terrible shall be delivered: for I will contend with him that contendeth with thee, and I will save thy children. Isa. 49:25.
When the protection of human laws shall be withdrawn from those who honour the law of God, there will be, in different lands, a simultaneous movement for their destruction. As the time appointed in the decree draws near, the people will conspire to root out the hated sect. It will be determined to strike in one night a decisive blow, which shall utterly silence the voice of dissent and reproof. 278.1
The people of God–some in prison cells, some hidden in solitary retreats in the forests and the mountains–still plead for divine protection, while in every quarter companies of armed men, urged on by hosts of evil angels, are preparing for the work of death. It is now, in the hour of utmost extremity, that the God of Israel will interpose for the deliverance of His chosen. . . . 278.2
With shouts of triumph, jeering, and imprecation, throngs of evil men are about to rush upon their prey, when, lo, a dense blackness, deeper than the darkness of the night, falls upon the earth. Then a rainbow, shining with the glory from the throne of God, spans the heavens and seems to encircle each praying company. The angry multitudes are suddenly arrested. Their mocking cries die away. The objects of their murderous rage are forgotten. With fearful forebodings they gaze upon the symbol of God’s covenant and long to be shielded from its overpowering brightness. 278.3
By the people of God a voice, clear and melodious, is heard saying, “Look up,” and lifting their eyes to the heavens, they behold the bow of promise. The black, angry clouds that covered the firmament are parted, and like Stephen they look up steadfastly into heaven and see the glory of God and the Son of man seated upon His throne. 278.4
While all the world is plunged in darkness, there will be light in every dwelling of the saints. They will catch the first light of His second appearing. 278.5

Leave a Reply