Warisan Orang Orang yang Diselamatkan

December 11, 2013 - Ellen G. White

Bangsaku akan diam di tempat yang damai, di tempat tinggal yang tenteram di tempat peristirahatan yang aman. Yes. 32:18.

Di dalam Alkitab warisan orang-orang yang diselamatkan itu disebut “suatu tanah air.” Ibrani 11:14-16. Di sana Gembala surgawi itu menuntun domba-dombaNya ke sumber-sumber air hidup. Pohon kehidupan menghasilkan buahnya setiap bulan dan daun-daunnya untuk melayani bangsa-bangsa. Ada sungai-sungai yang selalu mengalir, jernih seperti kristal, dan di tepi sungai-sungai itu pepohonan yang melambai menyediakan bayangan-bayangannya pada jalan-jalan yang disediakan bagi orang-orang tebusan milik Tuhan. Ada dataran-dataran yang terhampar luas di antara bukit-bukit keindahan, dan gunung-gunung milik Allah menjajarkan puncak-puncaknya yang tinggi. Pada dataran-dataran yang penuh kedamaian itu, di samping sungai-sungai yang mengalir tadi, umat Allah yang telah lama menjadi peziarah dan pengembara, akan menemukan sebuah rumah……. 353.1
Di sana, “padang gurun dan padang kering akan bergirang bagi mereka; dan padang belantara akan bersorak-sorak, berbunga seperti bunga mawar.” “Sebagai ganti semak duri akan tumbuh pohon sanobar, dan sebagai ganti kecubung akan tumbuh pohon murad.” “Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing;….. dan seorang anak kecil akan menggiringnya.” “Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di seluruh gunung-Ku yang kudus,” firman Tuhan. Yesaya 35:1; 55:13; 11:6, 9. Di sana manusia akan dipulihkan kepada kerajaannya yang hilang, dan makhluk-mahkluk yang lebih rendah derajatnya akan kembali mengenali kuasa manusia itu; yang ganas akan menjadi lemah lembut, dan yang pemalu akan dapat dipercaya. 353.2
Penderitaan tidak dapat muncul di dalam atmosfir surga. Tidak akan ada lagi air mata, tidak ada kereta-kereta pemakaman, tidak ada lencana perkabungan. “Tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita:….. sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.” “Tidak seorangpun yang tinggal di situ akan berkata: “Aku sakit,” dan semua penduduknya akan diampuni kesalahannya.” Wahyu 21:4; Yesaya 33:24. 353.3
Demikianlah kehidupan Eden itu akan dihidupkan, kehidupan di kebun dan di taman. “Mereka akan mendirikan rumah-rumah dan mendiaminya juga; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan memakan buahnya juga. Mereka tidak akan mendirikan sesuatu, supaya orang lain mendiaminya, dan mereka tidak akan menanam sesuatu supaya orang lain memakan buahnya; sebab umur umat-Ku akan sepanjang umur pohon, dan orang-orang pilihan-Ku akan menikmati pekerjaan tangan mereka.” Yesaya 65:21, 22. 353.4

12 Desember – Taman Eden Dipulihkan
Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah.” Why. 2:7.

Taman Eden itu berada lama di bumi setelah manusia diusir dari jalan-jalannya yang menyenangkan. Bangsa yang jatuh itu lama diizinkan untuk menatap rumah kemurnian itu, jalan masuk mereka dihalangi hanya oleh para malaikat yang berjaga. Pada pintu gerbang surga yang dijaga kerubim itu kemuliaan ilahi diperlihatkan. Ke tempat inilah Adam dan anak-anaknya datang untuk menyembah Allah. Di sinilah mereka memperbaharui janji-janji ketaatan mereka terhadap hukum yang pelanggaran padanya telah membuang mereka dari Eden. Ketika aliran kedurhakaan menyebar ke seluruh dunia, dan kejahatan manusia menakdirkan kehancuran mereka oleh sebuah air bah, maka tangan yang telah membangun Eden itu menariknya kembali dari bumi. Namun dalam pemulihan akhir nanti, ketika akan ada “sebuah langit yang baru dan bumi yang baru” (Wahyu 21:1), ia itu harus dibangun kembali dengan lebih mulia dihiasi daripada pada saat permulaannya. 354.1
Kemudian mereka yang telah memelihara hukum-hukum Allah akan bernafas dalam kekuatan yang tidak dapat mati di bawah pohon hayat itu; dan selama umur yang tiada berakhir para penduduk dari dunia-dunia yang tidak berdosa akan menyaksikan, di dalam taman kesukaan itu, sebuah contoh pekerjaan sempurna dari ciptaan Allah, yang tidak dapat disentuh oleh kutukan dosa—sebuah contoh dari apa yang seluruh bumi seharusnya jadi, jika saja manusia hanya memenuhi rencana mulia Sang Pencipta. 354.2
Adam ditempatkan kembali dalam kerajaannya yang mula-mula itu. Berkendaraan dengan sukacita, ia menyaksikan pohon-pohon yang dulunya merupakan kesukaannya—pohon-pohon yang buah-buahnya telah ia kumpulkan sendiri dalam hari-hari kemurnian dan kegembiraannya. Ia melihat buah-buah anggur yang dipetik oleh tangannya sendiri, bunga-bunga yang ia dulunya suka untuk merawatnya. Pikirannya menangkap kenyataan pemandangan itu; ia memahami bahwa ini sesungguhnya adalah Eden yang telah dipulihkan. 354.3
Setelah dipulihkan ke pohon hayat dalam Eden yang telah lama hilang itu, orang-orang tebusan akan “bertumbuh bebas” (Maleakhi 4:2) pada perawakan yang sempurna dari bangsa dalam kemuliaannya yang mula-mula. Jejak-jejak yang lama dari kutukan dosa akan dihapuskan, dan para pengikut Kristus yang setia akan tampak dalam “keindahan Tuhan Allah kita,” di dalam pikiran dan jiwa dan tubuh memantulkan citra yang sempurna dari Tuhan mereka. Oh, penebusan yang indah! Lama telah dibicarakan, lama sudah dinantikan, direnungkan dengan antisipasi yang bersemangat, tetapi tidak pernah sepenuhnya dimengerti. 354.4

December 11 – Inheritance of the Saved
My people shall dwell in a peaceable habitation, and in sure dwellings, and in quiet resting places. Isa. 32:18.
In the Bible the inheritance of the saved is called “a country.” Hebrews 11:14-16. There the heavenly Shepherd leads His flock to fountains of living waters. The tree of life yields its fruit every month, and the leaves of the tree are for the service of the nations. There are ever-flowing streams, clear as crystal, and beside them waving trees cast their shadows upon the paths prepared for the ransomed of the Lord. There the wide-spreading plains swell into hills of beauty, and the mountains of God rear their lofty summits. On those peaceful plains, beside those living streams, God’s people, so long pilgrims and wanderers, shall find a home. . . . 353.1
There, “the wilderness and the solitary place shall be glad for them; and the desert shall rejoice, and blossom as the rose.” “Instead of the thorn shall come up the fir tree, and instead of the brier shall come up the myrtle tree.” “The wolf also shall dwell with the lamb, and the leopard shall lie down with the kid; . . . and a little child shall lead them.” “They shall not hurt nor destroy in all my holy mountain,” saith the Lord. Isaiah 35:1; 55:13; 11:6, 9. There man will be restored to his lost kingship, and the lower order of beings will again recognize his sway; the fierce will become gentle, and the timid trustful. 353.2
Pain cannot exist in the atmosphere of heaven. There will be no more tears, no funeral trains, no badges of mourning. “There shall be no more death, neither sorrow, nor crying: . . . for the former things are passed away.” “The inhabitant shall not say, I am sick: the people that dwell therein shall be forgiven their iniquity.” Revelation 21:4; Isaiah 33:24. 353.3
There the Eden life will be lived, the life in garden and field. “They shall build houses, and inhabit them; and they shall plant vineyards, and eat the fruit of them. They shall not build, and another inhabit; they shall not plant, and another eat: for as the days of a tree are the days of my people, and mine elect shall long enjoy the work of their hands.” Isaiah 65:21, 22. 353.4

December 12 – Garden of Eden Restored
To him that overcometh will I give to eat of the tree of life, which is in the midst of the paradise of God. Rev. 2:7.
The Garden of Eden remained upon the earth long after man had become an outcast from its pleasant paths. The fallen race were long permitted to gaze upon the home of innocence, their entrance barred only by the watching angels. At the cherubim-guarded gate of Paradise the divine glory was revealed. Hither came Adam and his sons to worship God. Here they renewed their vows of obedience to that law the transgression of which had banished them from Eden. When the tide of iniquity overspread the world, and the wickedness of men determined their destruction by a flood of waters, the hand that had planted Eden withdrew it from the earth. But in the final restitution, when there shall be “a new heaven and a new earth” (Revelation 21:1), it is to be restored more gloriously adorned than at the beginning. 354.1
Then they that have kept God’s commandments shall breathe in immortal vigour beneath the tree of life; and through unending ages the inhabitants of sinless worlds shall behold, in that garden of delight, a sample of the perfect work of God’s creation, untouched by the curse of sin–a sample of what the whole earth would have become, had man but fulfilled the Creator’s glorious plan. 354.2
Adam is reinstated in his first dominion. Transported with joy, he beholds the trees that were once his delight–the very trees whose fruit he himself had gathered in the days of his innocence and joy. He sees the vines that his own hands have trained, the very flowers that he once loved to care for. His mind grasps the reality of the scene; he comprehends that this is indeed Eden restored. 354.3
Restored to the tree of life in the long-lost Eden, the redeemed will “grow up” (Malachi 4:2) to the full stature of the race in its primeval glory. The last lingering traces of the curse of sin will be removed, and Christ’s faithful ones will appear in “the beauty of the Lord our God,” in mind and soul and body reflecting the perfect image of their Lord. Oh, wonderful redemption! long talked of, long hoped for, contemplated with eager anticipation, but never fully understood. 354.4

Leave a Reply