YESUS KRISTUS SATU-SATUNYA JALAN KESELAMATAN

January 27, 2014 - Apris Doko

Kisah Para Rasul 4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”
Dengan demikian inti dari semua pekabaran yang aku tuliskan adalah: “keselamatan hanya melalui kasih karunia Allah melalui Kristus Yesus”.
Inilah ayat inti dari seluruh isi Alkitab itu:
Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Ketika dosa masuk dan merusak karakter Allah pada manusia dan juga kerusakan di bumi, maka semua manusia telah berdosa dan harus binasa kekal. Tidak ada siapapun yang dapat memperbaikinya dan mengembalikan karakter Allah dan kekekalan itu kecuali Dia, Pencipta yang kudus, mulia, dan yang tidak terbatas itu. Pencipta kita sendiri, Anak yang setara dan satu dengan Bapa dan Roh Kudus yang tidak masuk dipikiran manusia kecuali diterima dengan iman itu yang bisa. Dia memiliki hidup sehingga Dia dapat memberikan hidup itu kepada manusia yang sangat dikasihi-Nya, dan Dia juga memiliki kesempuraan tabiat, tidak berdosa dan telah mengalahkan dosa. Sehingga tabiat-Nya itu yang dipakaikan kepada siapapun yang percaya agar sempurna dihadapan Bapa dan layak untuk hidup kekal itu.
Allah bisa saja membinasakan Setan saat ia jatuh atau membinasakan Adam dan Hawa saat memilih untuk melangaar. Tetapi karena kasih-Nya yang tidak terbatas, maka Dia mau berkorban untuk manusia. Anak Allah harus menjadi manusia sama seperti kita, agar dapat mati ganti kita. Itulah Mesias itu, korban penghapus dosa yang dilambangkan melalui korban yang dipersembahkan oleh Adam sampai kepada bangsa Israel dan itu berakhir saat Yesus mati di kayu salib. Tidak ada jalan keselamatan lain selain salib itu. Tetapi Islam menertawakan doktrin yang men-Tuhan-kan Yesus Kristus. Mereka masih menyembelih qurban-qurban yang sebenarnya adalah lambang dari Yesus Kristus yang telah mati di kayu salib itu; percaya kepada majalah: Quran yang hanya kumpulan tulisan sahabat-sahabat Muhamad dan yang aslinya sudah dibakar itu adalah kitab, bahkan menipu pengikutnya bahwa Torah, Zabur dan Injil sudah tergabung dalam Quran, juga menertawakan Allah yang adalah Tritunggal yang juga tidak masuk dipikiran manusia manapun kecuali menerimanya dengan iman. Kamu pikir manusia yang terbatas dapat mengerti seperti apa Tuhan yang tidak tebatas itu? Masuk dalam angan-anganpun tidak! Bagaimana kamu bisa merasa diri benar dengan memenangkan perdebatan? Berdoalah dan suruh allah yang esa tanpa Yesus Kristus itu supaya mengutuk aku atau mencabut nyawaku. Suruhlah dia keluar sebentar dari kotak hitam di Mekkah itu dan datanglah di Jakarta untuk mengatasiku. Bukankah dia bisa memberi tenaga dalam bagi para ustad, kyai, alim ulama, naggota-anggota jihad dan para dukun? Biar kamu dan semua orang serta semua agama menertawakan aku dan imanku.
Protestan yang tidak percaya Tritunggal, berkata bahwa itu adalah doktrin milik Katolik. Padahal Allah itu adalah Tritunggal seperti yang Alkitab katakan dan itu bukan diadopsi doktrin milik Katolik yang adalah salah satu dari agama-agama sesat itu. Ketika Protestan tau bahwa penolakan doktrin Tritunggan itu salah, mereka mulai menyebar kata-kata pembelaan bahwa Tritunggal atau bukan, itu bukanlah sesuatu yang penting. Tritunggal bukanlah tiga Allah yang bersatu, bukan juga satu Allah yang membelah menjadi tiga. Tetapi Allah itu esa/satu/tunggal tapi tiga Pribadi yang berbeda. Bapa bukan Anak dan bukan Roh Kudus, Anak bukan Bapa dan bukan Roh Kudus, Roh Kudus juga bukan Bapa dan bukan Anak. Ketiga-tiganya setara dan satu. Tetapi karena kasih Allah yang besar itu, maka Anak harus direndahkan dan menjadi 100% manusia, agar dapat mati untuk menebus dosa dan kematian kekal yang seharusnya kita yang sudah berdosa yang harus mati kekal itu.
Paus merendahkan Kristus dan menganggap dia adalah Allah yang dapat mengampuni dosa manusia dan merubah hukum Taurat yang kudus kepunyaan Allah (menggantikan Sabat hari ketujuh ke hari Ahad/hari pertama dalam minggu, membuat patung-patung penyembahan dalam gereja tetapi mengklaim bahwa itu bukan menyembah patung, dsb), memakai kalung salib, menggantungkan salib di gereja dan dimana-mana serta berdoa dengan tangan membetuk salib dan semuanya serba salib, padahal itu semua adalah kedok semata. Sudah sepantasnya kamu yang percaya kepada paus membela bapa yang menganggap diri suci tetapi penipu karena tidak bisa berbuat apa-apa terhadapku. Padahal dia mempunyai tenaga dalam yang tidak terkalahkan di dunia. Bukankah pastor-pastor, romo-romo, pater-pater, uskup-uskup juga adalah pemenang pertarungan antar perguruan tenaga dalam? Mungkin kamu lebih kuat, lebih hebat dan lebih berkuasa dari bapa suci itu? Datanglah dan lakukanlah. Aku yang tidak layak, yang kecil, bodoh, lemah dan sendiri ini akan meminta perlindungan pada Yesus Kristus yang asli, yang adalah Tuhan atas hari Sabat itu. Aku bukan pembela Dia yang esa dan tidak terbatas itu. Lihatlah apakah aku mengatas namakan Tuhan, atau Tuhan yang benar-benar melakukannya melalui aku yang bodoh serta lemah ini.

1 Korintus 1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.

Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Dapatkah kamu melakukan kebaikan-kebaikan untuk memperoleh keselamatan? Itu tidak mungkin! Sebab jika itu yang kita lakukan, maka kita hanya dilihat orang bahwa kita itu baik, tetapi kita harus binasa selama-lamanya karena kita lahir dari dosa, dalam dunia berdosa dan kita sudah berdosa. Atau dapatkah kita katakan kita memiliki iman kepada Yesus Kristus sedangkan kita tetap melanggar hukum-hukum Tuhan yang menyatakan dosa itu? Bukankah cermin dosa itu menunjukan bahwa kita belum disempurnakan?

Kamu lihat dan mendengar sejarah orang-orang Kristen yang benar yang rela disiksa dan dibakar hidup-hidup demi mempertahankan iman mereka. Bahkan ketika api mulai menyala dan membakar tubuh mereka, mereka tetap bersukacita dan bernyanyi memuji Juruselamat itu. Jelas bahwa Yesus Kristus yang menanggung rasa sakit mereka, sehingga walaupun kelihatan tersiksa, tetapi tidak sedikitpun rasa sakit yang mereka alami. Bahkan mereka dengan suara nyaring berkata: “ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”
Kamu lihat bahwa karena nama Yesus Kristus itu, mereka yang sebelumnya adalah pembenci, pembunuh, pencuri, pelacur, koruptor, suka berpikiran kotor dan jahat, dsb berubah menjadi benar dihadapan Allah dan bahkan menceritakan kasih Allah itu kepada semua orang supaya sekiranya mungkin jangan ada yang binasa.
Hukum Allah yang tadinya dilanggar, tetapi melalui Yesus Kristus itu, kita menjadi pelaku-pelaku firman. Yang tadinya pengikut hari Minggu ajaran babel itu atau hari lainnya yang bukan perintah Tuhan, sekarang menguduskan Sabat yang benar kepunyaan Allah itu dan juga hukum yang lain yang adalah kesatuan dalam Taurat yang kudus itu.

Walaupun begitu, masih ada juga disesatkan dan menyesatkan dengan mencoba hidup baik, tulus, mengorbankan hidupnya bagi orang lain supaya dia memperoleh keselamatan. Ada yang masih mau dan rela disiksa di kayu salib sama seperti Yesus Kristus. Padahal Tuhan hanya meminta hati kita seutuhnya. Kita tidak perlu melakukan itu bahkan harus menyalibkan diri kita. Tetapi setelah kita menerima kasih karunia itu, maka Tuhan akan memampukan kita untuk sempurna dalam tabiat. Dan itu proses. Hari ini kita melakukan seratus dosa, akuilah dan mintalah pengampunan serta tinggalkan itu, besok kita semakin sedikit lagi dalam pelanggaran dan itu tetap harus diakui, ditinggalakn dan diampuni. Sampai pada akhirnya kita benar-benar sempurna dan di meteraikan menjadi umat tebusan.
Kamu yang belum menerima Yesus Kristus itu, datanglah pada-Nya. Sejahat apapun kamu sebelumnya, sebesar apapun dosa-dosamu sebelumnya. Berdoalah secara pribadi dalam nama Yesus Kristus, akuilah dosa-dosamu, minta pengampunan maka Dia akan memberikan hidup baru padamu. Rendahkanlah hatimu, buang egomu, maka Roh Kudus akan mengubahmu.

Setelah itu, bersiaplah untuk digunakan Tuhan supaya kamu menceritakan kasih-Nya pada dunia. Jangan takut, sebab janji penyertaan-Nya akan menjadi bagian kita.
Kamu lihat sendiri, apakah ada aniaya ringan yang terjadi padaku selama ini?
Bukankah itu adalah bukti bahwa janji itu benar-benar nyata?
Ini belum tiba masa penganiayaan itu. Kecuali kamu melakukan bukan atas dorongan Roh Kudus , maka memang perlindungan tidak akan menjadi bagianmu. Doakan, katakan dan doakan terus pekerjaan yang besar ini. Sebab penginjilan itu adalah milik Tuhan. Bukan milik kita. Doakan juga mereka yang membencimu, sebab jika kamu tidak mengasihi penentang itu, maka kamu akan ditolak oleh Yesus Kristus pada waktu kedatangan-Nya yang kedua kali.
Jangan berharap akan lebih banyak orang yang menyukaimu, karena. Justru dengan menginjil kamu akan dibenci oleh banyak orang. Semakin dekat kepada kedatangan Kristus, maka semakin besar tantangan itu.

Markus 8:35-38 Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus.”

Jangan katakan persamaan. Tapi lakukanlah dan katakan yang berbeda dengan dunia. Tetapi ingat, justru perbedaan itulah kita akan dianiaya.

Yohanes 15:17-19 Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.” “Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.
Roma 10:2 Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.
Matius 5:16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”
Bukti bahwa kita mengerjakan sesuatu yang benar adalah bukan kita yang dipuji, tetapi nama Tuhan yang dipuji dan dimuliakan. Berapa banyak perbuatan baik yang membuatmu tekenal dan dipuji? Kamu melakukan banyak kebaikan tetapi tidak menceritakan tentang Yesus, sehingga orang terus memuji dirimu dan tetap tidak mengenal Juruselamat itu. Kebaikan amal dan pengorbananmu bukan atas dorongan Roh Kudus, tetapi atas motif-motif mencari nama, membanding-bandingkan dan mau membeli keselamatan. Berobahlah selagi masih ada kesempatan. Sehingga kamu tidak protes ketika ditolak oleh Yesus Kristus hakim yang adil itu dengan berkata:
Matius 25:44 Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?

Justru karena kasih maka kita harus memberi amaran kepada dunia. Tapi kita akan dianggap bersalah jika kita lakukan itu tanpa kuasa-Nya. Persiapkan diri kita untuk bertahan pada hari penganiayaan itu dengan mengasihi mereka yang membenci kita, mulai dari sekarang.
Akuilah dosamu, tinggalkan dosa-dosamu sekecil apapun. Berdoa dan buanglah segala kuasa Setan baik itu ilmu-ilmu kebal, hipnotis, ilmu putih (hanya bernama putih tapi itu semua dari Setan), kesombongan, iri hati, perzinahan badani dan rohani, mencuri, berdusta, menyembah patung atau berhala-berhala apapun, menyebut nama Tuhan dengan sia-sia, cinta diri dan cinta dunia, mau dipuji dan merasa penting, masih menginjak-injak Sabat dengan memelihara hari Minggu yang dirobah oleh paus agen besar Setan, pemimpin babel itu, atau Jumat atau hari lainnya yang juga dibuat oleh Setan, pemarah, pendendam, tidak mengasihi musuh, juga dosa-dosa lainnya yang sudah ditulis dalam Alkitab baik yang besar maupun yang kecil (besar atau kecil, dosa itu tetap dosa), baik yang terang-terangan atau yang tersembunyi didalam hati.
Penurutan dan amal tidak menyelamatkan, tetapi bukti dari iman kepada Yesus Kristus itu kita menurut kepada Taurat dan menghasilkan buah-buah Roh.
Jangan berpikir bahwa masih ada banyak waktu bagi kita untuk bertobat. Sekaranglah waktunya untuk memulai proses menuju kesempurnaan itu. Jika kamu bermasalah dengan sesamamu, selesaikanlah bersamanya, lalu melalui doa-doa pribadi, akui dosamu tinggalkanlah dan minta ampun pada Bapa didalam nama Yesus Kristus serta minta Roh Kudus untuk menolongmu supaya menang atas segala kelemahan-kelamahanmu, dan membebaskan dari perbudakan dosa serta menyelamatkan dari kematian kekal itu. Karena tanpa Dia, kita semua binasa.
Tuhan Yesus memanggil dengan kasih-Nya, datanglah pada-Nya..

Leave a Reply